Film Teater Musikal Limina | Limen, Kolaborasi Pelaku Seni di Tengah Pandemi
JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19, industri kreatif mengalami keterpurukan. Terutama bagi pekerja seni yang mengalami kesulitan untuk berkarya.
Namun kini, dalam membangkitkan industri seni di Tanah Air, para pelaku seni perlahan mulai bangkit untuk mengembangkan kreativitas. Salah satunya melalui Collabonation FilmTeater Musikal Limina | Limen.
Karya seni ini merupakan kolaborasi musik lintas genre. Collabonation telah berhasil memperkuat posisinya sebagai wadah kolaborasi berbagai pelaku seni Tanah Air dan mendapatkan respons positif serta antusiasme yang kuat terhadap karya-karya yang dihasilkan sebelumnya.
Fahroni Arifin, SVP - Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo mengatakan, film yang menggabungkan seni teater, musik, tari, dan rupa ini mengangkat tema dari situasi dunia sekarang, ketika pandemi memaksa untuk berhenti dan memeriksa ulang banyak hal dalam (cara) hidup.
Ditulis dan disutradarai oleh Yudi Ahmad Tajudin (Yudi Ahta), film teater-musikal Limina | Limen terbagi dalam 3 babak yaitu Refleksi, Purifikasi, dan Transformasi yang menceritakan tentang kehilangan, rasa tak berdaya, dan upaya untuk bertahan.