Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Taman Margasatwa Ragunan Perketat Aturan Night at the Zoo, Pengganggu Satwa-Pelaku Asusila bakal Diusir
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Satwa Ragunan Lepas dari Kandang: Gajah Nurut Dipanggil Pulang Tanpa Dibius

Jumat, 03 April 2026 - 15:30:00 WIB
Cerita Satwa Ragunan Lepas dari Kandang: Gajah Nurut Dipanggil Pulang Tanpa Dibius
Momen menegangkan ketika gajah sempat lepas dari kandang, namun berhasil kembali tanpa insiden berarti di Kebun Binatang Ragunan. (Foto: Ravie Wardhani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Taman Margasatwa Ragunan menyimpan banyak kisah unik dari interaksi antara satwa dan para perawatnya. Salah satu cerita yang jarang diketahui publik adalah momen menegangkan ketika satwa sempat lepas dari kandang, namun berhasil kembali tanpa insiden berarti.

Humas Ragunan, Bambang Wahyudi, mengungkap pengalaman tersebut yang menunjukkan kuatnya ikatan antara petugas atau zoo keeper dengan satwa liar. Dia menuturkan, ada kejadian ketika seekor gajah keluar dari kandangnya pada malam hari.

Menurutnya, situasi itu tidak diatasi dengan cara ekstrem seperti pembiusan. Sebaliknya, pendekatan emosional justru menjadi solusi yang efektif untuk mengendalikan satwa besar tersebut.

"Karena keeper-nya sudah dekat banget, gajah itu nggak perlu dipingsankan atau pakai obat bius. Cukup ditarik (diarahkan) saja, gajah ini masuk sendiri ke kandang," ujar Bambang kepada iNews Jumat (3/4/2026).

Tak hanya gajah, kejadian serupa juga pernah melibatkan seekor beruang yang keluar dari area kandangnya. Namun, perilaku beruang itu justru berbeda dari bayangan banyak orang yang mengira satwa liar akan langsung kabur.

"Dia bingung, bukan pengen lari, tapi pengen nyari 'rumahnya' lagi. Karena dia merasa di luar itu bukan rumahnya, dia cari lagi kandangnya," kata Bambang.

Bahkan, lanjut dia, beruang tersebut sempat mencoba masuk ke kandang lain karena merasa ketakutan saat berada di luar. Momen itu menjadi pengalaman unik sekaligus mengundang rasa haru bagi para petugas.

"Lucunya, dia malah berusaha masuk ke kandang yang berbeda karena mau bersembunyi. Antara takut dan lucu melihatnya," ucapnya.

Bambang menegaskan, kedekatan emosional antara petugas dan satwa menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan. Para keeper sudah menganggap satwa seperti keluarga sendiri, sehingga tercipta rasa saling percaya yang kuat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut