Bangga Wisata di Indonesia, MenPAN RB Azwar Anas Targetkan 1,5 Miliar Wisnus pada 2025
JAKARTA, iNews.id - Pariwisata di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Maka itu, Pemerintah terus berupaya meningkatkan pariwisata dalam negeri agar dapat memberikan dampak besar dalam sektor industri.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Anas mengungkapkan target pemerintah di sektor pariwisata. Ada peningkatan perjalanan wisata di dalam negeri sepanjang 2023.
"Target kita tahun ini menajamkan awareness akan pentingnya wisatawan nusantara ke seluruh pemerintah daerah dan entitas pendukung pariwisata. Capaian kita sudah cukup baik, 688 juta perjalanan, atau naik 13 persen dari tahun 2022," kata Azwar Anas dalam sambutannya di Malam Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia 2023, di Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2023).
Untuk meningkatkan pelaku perjalanan wisata di dalam negeri, pemerintah telah menyusun strategi. Azwar Anas berharap hal tersebut dapat membuat angka perjalanan seperti yang ditargetkan dapat tercapai.
"Saya juga mewakili Menko Marves mengapresiasi seluruh kementerian/lembaga/pemda serta asosiasi dan industri pendukung yang telah berkomitmen untuk menyukseskan program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). Kita lanjutkan kolaborasi usaha ini agar pada 2025 tercapai target 1,25 - 1,5 miliar perjalanan wisatawan nusantara," ujarnya.
Terdapat beberapa kebijakan strategis yang telah pemerintah lakukan untuk mendukung program bangga berwisata di Indonesia, yaitu:
a. Transformasi kelembagaan Badan Otorita (Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo).
b. Optimalisasi cuti bersama.
c. Pemberdayaan UMK dan Produk Dalam Negeri.
d. Sinergitas pengembangan pariwisata melalui penyederhanaan proses bisnis.
"Kita telah melakukan penyederhanaan proses bisnis layanan perizinan event. Yang semula dari 6 tahap menjadi 4 tahap, waktu pengerjaan 180 hari menjadi 30 hari, serta mekanismenya saat ini sudah bisa dilakukan dengan online sistem," kata Azwar Anas.
Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) merupakan program kolaboratif antara pemerintah, BUMN, asosiasi, dan swasta melalui penguatan kampanye, integrasi paket wisata, penyediaan aksesibilitas yang terjangkau dan penerapan aspek keberlanjutan.
Editor: Vien Dimyati