Ada Patung Raksasa Butter Baby di Terminal 3 Soekarno-Hatta, Spot Foto Baru Nih!
TANGERANG, iNews.id – Bandara bukan lagi sekadar tempat untuk mengejar jadwal penerbangan. Di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, penumpang kini bisa menemukan daya tarik baru yang mencuri perhatian sebelum naik pesawat.
Ya, patung raksasa Butter Baby berdiri megah di area Keberangkatan Terminal 3. Dengan tinggi mencapai delapan meter dan berat sekitar tujuh ton, instalasi berlapis krom tersebut langsung menjadi salah satu objek paling mencolok di kawasan bandara.
Tak sedikit calon penumpang yang berhenti sejenak untuk mengabadikan momen di depan patung tersebut. Lokasinya yang berada di area keberangkatan membuat Butter Baby mudah terlihat oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang berlalu-lalang setiap hari.
Kehadiran Butter Baby menambah daftar elemen menarik yang bisa dinikmati pelancong saat berada di bandara. Jika sebelumnya Terminal 3 dikenal dengan fasilitas modern dan area komersialnya, kini ada pula instalasi karakter berukuran jumbo yang berpotensi menjadi spot foto favorit baru.
Butter Baby merupakan karakter yang lahir di Jakarta dan mulai dikenal luas dalam beberapa waktu terakhir. Karakter ini memiliki latar cerita unik tentang misinya menyelamatkan planet asalnya yang bernama Butterlandia.
Di balik cerita tersebut, Butter Baby berkembang menjadi sebuah intellectual property (IP) yang dibangun tim kreatif yang sebagian besar berasal dari Indonesia. Kehadirannya di salah satu gerbang internasional tersibuk di Tanah Air menjadi simbol perjalanan karakter tersebut menuju audiens yang lebih luas.
Pendiri Butter Baby, Nick Burch dan Henry Burch, mengatakan Jakarta memiliki peran penting dalam perjalanan karakter tersebut.
"Jakarta membentuk cara kami memandang kreativitas, komunitas, dan cerita. Butter Baby lahir dari energi kota ini dan dari orang-orang Indonesia yang membangunnya bersama kami," ujar mereka dalam keterangan resmi, Senin (22/6/2026A).
Bagi para pelancong, keberadaan instalasi seni seperti ini memberikan pengalaman berbeda saat berada di bandara. Waktu menunggu penerbangan yang biasanya dihabiskan di ruang tunggu kini bisa dimanfaatkan untuk menjelajahi sudut-sudut menarik Terminal 3.
Head of Marketing & Business Development Butter Baby, Karen Tjahja, menyebut lokasi di area keberangkatan dipilih karena memiliki makna khusus. Menurutnya, patung tersebut menggambarkan langkah Butter Baby yang mulai menatap dunia internasional.
"Patung ini menghadap ke luar karena dalam setiap langkahnya menuju dunia, Butter Baby membawa DNA Indonesia bersamanya," kata Karen.
Tak hanya menjadi landmark baru, patung Butter Baby juga memperkaya pengalaman wisatawan yang singgah di Soekarno-Hatta. Apalagi, bandara saat ini semakin berkembang menjadi ruang publik yang menghadirkan pengalaman visual, hiburan, hingga instalasi seni bagi para pengunjung.
Jadi, jika dalam waktu dekat Anda berangkat melalui Terminal 3 Soekarno-Hatta, jangan buru-buru langsung menuju gate. Sempatkan berjalan ke area keberangkatan dan abadikan foto bersama Butter Baby, ikon baru yang sedang mencuri perhatian para pelancong.
Editor: Muhammad Sukardi