Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Lagi Jauh, Tanjung Lesung Jadi Primadona Wisata Baru Jabodetabek
Advertisement . Scroll to see content

20 Ribu Wisatawan Padati TMII, Tugu Api Pancasila Jadi Spot Paling Favorit

Sabtu, 15 Mei 2021 - 15:17:00 WIB
20 Ribu Wisatawan Padati TMII, Tugu Api Pancasila Jadi Spot Paling Favorit
Liburan di TMII (Foto: Instagram@alivikry)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi destinasi paling favorit dikunjungi saat libur Lebaran. Apalagi hingga saat ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke TMII mencapai 20 ribu orang, pada Sabtu (15/5/2021).

Jumlah tersebut sudah sesuai dengan kapasitas aman yang telah dipertimbangkan pihak manajemen.

"20 ribu pengunjung itu 30 persennya kapasitas TMII. Kapasitas normal ada di angka 60 ribu pengunjung," kata Kabag Humas TMII, Adi Widodo pada MNC Portal Indonesia, Sabtu (15/5/2021).

Dari banyaknya spot wisata di TMII, Adi mengungkapkan, spot favorit wisatawan kali ini ada di Tugu Api Pancasila, tepatnya di bawah pohon beringin.

"Spot itu dari pagi sudah banyak yang duduk-duduk, menggelar tikar, dan menikmati bekalnya bersama dengan keluarga dan sanak saudara," kata Adi.

Selain itu, spot lain yang tidak kalah banyak didatangi wisatawan adalah anjungan daerah. "Di lokasi itu banyak wisatawan gelar tikar. Ya, rata-rata memanfaatkan area terbuka," katanya.

Sementara itu, ada empat wahana TMII yang belum bisa dibuka untuk umum. Diterangkan Kabag Umum Koordinator Anjungan Daerah TMII, Sahda Silalahi, wahana itu antara lain Snowbay, Istana Anak-Anak, Museum Telekomunikasi, dan Museum Migas.

"SnowBay dari awal memang belum diizinkan dibuka karena kolam renang air. Kalau Istana Anak-Anak, Museum Telekomunikasi, dan Museum Migas masih tutup karena dalam proses renovasi," tutur Sahda.

TMII tetap buka di masa libur Lebaran di tengah pandemi. Meski begitu, Sahda meyakini, TMII sangat menjaga ketat prokes, salah satunya membatasi jumlah pengunjung yang masuk dan mengimbau dengan konsisten kepada wisatawan agar menjalankan prokes seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

"Soal banyaknya wisatawan, kami tim TMII memiliki sistem yang dapat melihat ada berapa pengunjung yang masuk dan berapa yang keluar. Dengan bantuan sistem itu, kami dapat membatasi kerumunan di dalam TMII," kata Sahda.

Dia menambahkan, selama pandemi, TMII beroperasi hingga Maghrib atau pukul 18.00 WIB. Jadi, dipastikan tidak ada aktivitas di malam hari bagi para wisatawan.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut