Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Erin Lim, TV Personality yang Pakai Dress Tenun di Grammy Awards 2026
Advertisement . Scroll to see content

Inspirasi Mengolah Kain Nusantara Menjadi Future Fashion

Sabtu, 13 November 2021 - 13:07:00 WIB
Inspirasi Mengolah Kain Nusantara Menjadi Future Fashion
Menciptakan future fashion dari kain Nusantara (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tren mengangkat kain Nusantara menjadikan future fashion sedang digencarkan oleh para desainer. Bahkan, berbagai pertunjukan fashion show kerap mengusung tema Wastra Nusantara.

Dalam rangka membangkitkan kembali produk UMKM fesyen, Smesco Indonesia bersama Lakon Indonesia kembali menyelenggarakan pagelaran fesyen UMKM bernama KRTA bertajuk Aradhana. 

Pagelaran ini mengusung siluet-siluet produk fesyen berbahan baku kain-kain wastra Nusantara. Siluet tersebut kemudian dapat menjadi contoh produk bagi para pelaku UMKM fesyen. 

Direktur Utama SMESCO Indonesia Leonard Theosabrata mengatakan, proyek kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pembelajaran dan skill enrichment bagi pelaku UMKM. 

"Diharapkan dengan research dan development yang dilakukan para ahli di bidangnya dapat membuat UMKM lebih mudah mengadopsinya ke dalam koleksi mereka masing-masing," ujar Leonard Theosabrata, dalam keterangannya dikutip Sabtu (13/11/2021).

Dia menjelaskan, Future Fashion menjadi tema projek ini. Ini sejalan dengan mimpi yang sudah disampaikan di awal, UMKM mendapat inspirasi dalam mengolah wastra Nusantara menjadi koleksi fesyen kekinian dan dapat mengikuti pasar yang semakin masif.

"Diharapkan KRTA dapat menjadi identitas nasional dalam bentuk produk baru di bidang fesyen. Serta, dapat dijadikan pilihan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas, baik formal maupun informal," katanya.

Bahkan, Leonard juga ingin mengajukan KRTA sebagai warisan budaya tak benda kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Akan tetapi, sebelum itu terwujud, dia mengimbau agar masyarakat mau mengadopsi dan menggunakan siluet-siluet bertema 'Ardhana' tersebut. 

"Artinya, masyarakat harus mencintai terlebih dulu siluet Ardhana ini dan akhirnya dia memiliki produk KRTA. Itu harapan kita bersama," kata Leonard. 

Thresia Mareta selaku Founder LAKON Indonesia mengharapkan ada 60 koleksi Aradhana yang menggunakan wastra Nusantara dapat dipakai secara luas di seluruh Indonesia.

"Koleksi Aradhana ini terdiri dari 60 looks menggunakan wastra dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, terdiri dari batik, tenun ikat, songket, ulos, dan berbagai kain tenun lainnya yang didukung Bank Indonesia," katanya.

Menurut Thresia, koleksi ini dirancang dalam rangka mengangkat kekayaan dan potensi keragaman tekstil tradisional Indonesia yang merupakan kekayaan nasional.

"Dengan menciptakan inspirasi untuk mengolah wastra ini, artinya kita membuka peluang agar kain tradisional tak hanya dipakai oleh masyarakat daerah penghasil wastra, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Eksplorasi wastra dilakukan untuk menciptakan koleksi Aradhana ini. Diketahui, para ahli dan perancang busana melakukan riset panjang untuk mempertahankan kesempurnaan wastra, pun mempertimbangkan penggunaannya supaya tepat guna sesuai dengan nilai yang terkandung di dalam wastra tersebut.

"Melalui proses tahapan eksplorasi yang panjang dalam menggali sejarah pakaian dan tekstil tradisional yang dipakai merupakan penegasan dari memaksimalkan penggunaan wastra Nusantara dengan tepat dan bijak," kata Thresia.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut