Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lautan Besar Diprediksi Terkubur di Bulan Saturnus Death Star, Begini Penjelasannya
Advertisement . Scroll to see content

Terbentuk 100 Juta Tahun Lalu, Cincin Saturnus Tercipta saat Bulan Esnya Terkoyak

Jumat, 16 September 2022 - 09:32:00 WIB
Terbentuk 100 Juta Tahun Lalu, Cincin Saturnus Tercipta saat Bulan Esnya Terkoyak
Cincin Saturnus Tercipta saat Bulan Esnya Terkoyak (Foto: NASA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cincin Saturnus mungkin telah terbentuk 100 juta tahun lalu saat salah satu bulan esnya terkoyak oleh gravitasi planet. Hal ini didasarkan penelitian baru. 

Penelitian baru mengaitkan penciptaan cincin mulia dengan migrasi keluar Titan dan resonansi antara rotasi Saturnus dan orbit Neptunus. Perdebatan telah berkecamuk selama beberapa dekade mengenai usia cincin Saturnus. Beberapa ilmuwan planet berpikir cincin itu bisa setua planet itu sendiri. 

Tapi pada awal 1980-an Peter Goldreich dari Caltech dan Scott Tremaine dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) memperkirakan usia yang relatif muda 100 juta tahun berdasarkan kecepatan partikel es di cincin dan seberapa sering mereka bertabrakan dan saling aus.

Berakhirnya misi Cassini ke Saturnus pada 2017 membawa lebih banyak bukti untuk usia muda. Penganalisis Debu Kosmik pesawat ruang angkasa mengukur masuknya debu antarplanet ke cincin. Kemudian berdasarkan pengukuran Cassini terhadap massa cincin ditemukan hanya satu persen dari cincin yang terdiri dari debu, yang berarti cincin itu hanya bisa berjumlah 100 juta. tahun.

Meskipun temuan Cassini sebagian besar disambut baik, beberapa ilmuwan planet mendesak kehati-hatian. Mereka menunjukkan beberapa debu dapat menghujani cincin dan ke Saturnus itu sendiri, sehingga menjaga cincin tetap bersih dan membuatnya tampak lebih muda dari yang sebenarnya.

Sekarang penelitian baru, yang dipimpin oleh Jack Wisdom dari MIT, telah menemukan mekanisme fisik yang tidak hanya menjelaskan kemiringan sumbu rotasi Saturnus dan eksentrisitas orbit bulan terbesarnya Titan. Tapi juga menetapkan usia cincin harus hampir 100 juta tahun.

"Skenario kami adalah penjelasan pertama yang memprediksi usia cincin," kata Wisdom kepada Space.com.

Ini adalah kisah aneh tentang resonansi, torsi, kemiringan, dan presesi. Kemiringan Saturnus yaitu seberapa besar kemiringan planet terhadap bidang orbit Tata Surya adalah 26,7 derajat. Pada 2021, para ilmuwan yang dipimpin oleh Melaine Saillenfest dari Observatoire de Paris menunjukkan migrasi keluar yang relatif baru dari orbit Titan dapat menyebabkan Saturnus terbalik dengan jumlah ini.

Saturnus juga bergoyang pada porosnya dalam sebuah fenomena yang disebut presesi. Ini adalah efek yang sama yang menyebabkan sumbu rotasi gasing berputar berputar dalam lingkaran. Bukan hal yang aneh jika sumbu rotasi planet mengalami presesi, sumbu rotasi Bumi juga mengalami presesi selama ribuan tahun. 

Saat ini, kutub utara Bumi kurang lebih mengarah ke Bintang Kutub, Polaris, tapi dalam beberapa ribu tahun, presesi akan berarti kutub utara malah akan mengarah ke bintang Vega.

Dalam kasus Saturnus, presesi sebagian besar dipicu oleh Titan saat gravitasi matahari menarik bulan, menimbulkan torsi pada Saturnus. Torsi adalah gaya puntir, dan dalam kasus Saturnus, torsi bekerja pada sumbu rotasi Saturnus, mendorongnya untuk melakukan presesi.

Pada titik tertentu, ketika frekuensi presesi Saturnus meningkat, ia masuk ke dalam resonansi dengan presesi node orbit Neptunus, yaitu lokasi di mana orbit Neptunus memotong bidang ekliptika. Resonansi adalah efek penguatan, seperti contoh klasik mendorong anak di ayunan. 

Dorong pada saat yang tepat, dan amplitudo ayunan dapat meningkat. Resonansi di tata surya bersifat gravitasi dan terkait dengan frekuensi kejadian tertentu, dalam hal ini tingkat presesi Saturnus dan presesi simpul orbit Neptunus.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut