Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang
Advertisement . Scroll to see content

Starship SpaceX Berhasil Terintegrasi, tapi Gagal Berpisah Sebelum Meledak

Jumat, 21 April 2023 - 09:30:00 WIB
Starship SpaceX Berhasil Terintegrasi, tapi Gagal Berpisah Sebelum Meledak
Starship SpaceX Berhasil Terintegrasi, tapi Gagal Berpisah Sebelum Meledak (Foto: SpaceX, YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - SpaceX akhirnya menyelesaikan uji penerbangan Starship pertama yang teritegrasi penuh setelah berbulan-bulan penundaan dan peluncuran yang dibatalkan di awal minggu. Kombinasi Starship dan pendorong Super Heavy lepas landas dari fasilitas Boca Chica,Texas. 

Tapi gagal berpisah dan jatuh dalam manuver balik yang gagal sebelum meledak. CEO Elon Musk sebelumnya memberitahu para penggemar untuk meredam ekspektasi mereka. Penerbangan Starship dimaksudkan mengumpulkan data untuk perjalanan yang ditingkatkan di masa depan. 

Sebagaimana yang dijelaskan SpaceX selama live streaming, membersihkan launchpad adalah satu-satunya tujuan, di luar itu hanyalah bonus. Perusahaan membuang upaya pertama karena katup tekanan beku.

SpaceX belum mengatakan kapan akan melakukan upaya penerbangan berikutnya. Outfit tersebut mengatakan dapat menghasilkan lebih dari satu Starship pada satu waktu, jadi penundaannya tidak akan lama.

Starship dan Super Heavy memiliki tinggi 394 kaki, atau lebih tinggi dari roket Saturn V. Total 39 mesin Raptor (33 di booster, enam di Starship) cukup kuat untuk mengangkut muatan hingga 330.000lbs ke orbit rendah Bumi saat dapat digunakan kembali sepenuhnya, dan 550.000lbs saat dapat dibuang. 

Untuk konteksnya, bahkan Falcon Heavy dapat membawa 'hanya' £ 141.000 ke orbit itu. Roket baru memungkinkan misi yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, termasuk perjalanan terakhir ke Bulan dan Mars yang membutuhkan banyak bahan bakar dan perbekalan.

Sukses dengan tes berikutnya sangat penting mengingat waktu untuk rencana SpaceX sendiri dan upaya eksplorasi NASA. SpaceX mengandalkan Starship untuk wisata bulan dan penerbangan komersial lainnya, sebagaimana dikutip dari Engadget. 

Pendaratan Artemis Moon NASA, yang saat ini dijadwalkan dimulai pada Desember 2025, akan bergantung pada roket untuk mencapai permukaan dan mengembalikan astronot ke kapsul Orion untuk perjalanan pulang. Semakin cepat SpaceX membuktikan Starship layak, semakin baik peluangnya untuk meminimalkan penundaan lebih lanjut.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut