Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengejutkan! Sinar Matahari Bisa Percepat Katarak, Ini Faktanya
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal FLACS, Teknologi Laser Canggih yang Bikin Operasi Katarak Jadi Lebih Presisi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:53:00 WIB
Mengenal FLACS, Teknologi Laser Canggih yang Bikin Operasi Katarak Jadi Lebih Presisi
Dokter Mata dr Nina Asrini Noor, Sp.M. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Perkembangan teknologi medis terus menghadirkan inovasi baru di dunia kesehatan, termasuk dalam penanganan gangguan penglihatan akibat katarak. Salah satu teknologi yang kini menjadi sorotan adalah Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS). 

FLACS ialah metode operasi katarak modern berbasis laser yang dinilai lebih presisi dibanding teknik manual. Teknologi ini memanfaatkan laser femtosecond yang dipandu komputer dan sistem pencitraan optik untuk membantu berbagai tahapan operasi katarak. 
Mulai dari membuat sayatan kornea, membuka kapsul lensa, hingga memecah lensa mata yang keruh sebelum digantikan dengan lensa tanam atau intraocular lens (IOL).

Dokter Spesialis Mata JEC dr Nina Asrini Noor, Sp.M, mengatakan, perkembangan teknologi seperti FLACS membuat operasi katarak kini tidak lagi sekadar prosedur medis untuk mengangkat lensa keruh, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas penglihatan pasien sesuai kebutuhan aktivitas sehari-hari.

"Dalam satu dekade terakhir, kemajuan teknologi medis terus membuka jalan baru bagi kualitas hidup yang lebih baik, termasuk bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak," ujar dr Nina dalam gelaran Smart Business Lunch 2026 di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, keunggulan utama FLACS terletak pada tingkat presisinya yang tinggi karena seluruh tahapan tindakan dirancang lebih terukur melalui bantuan teknologi digital dan pencitraan modern.

"Presisi inilah yang menjadi salah satu nilai penting FLACS, terutama ketika operasi katarak tidak hanya bertujuan menghilangkan kekeruhan lensa, tetapi juga mengoptimalkan penglihatan setelah tindakan," katanya.

Teknologi ini juga memungkinkan dokter menyesuaikan tindakan operasi berdasarkan kondisi mata pasien, mulai dari anatomi mata, tingkat keparahan katarak, hingga kebutuhan penglihatan sehari-hari.

Tidak hanya teknologi bedah, inovasi juga terjadi pada pengembangan lensa tanam atau intraocular lens (IOL). Kini, pilihan IOL semakin beragam dan dapat dipersonalisasi sesuai gaya hidup pengguna.

Terdapat lensa monofokal untuk satu titik fokus penglihatan, multifokal yang mendukung penglihatan dekat hingga jauh, Extended Depth of Focus (EDOF) untuk transisi penglihatan yang lebih natural, hingga lensa toric untuk membantu mengoreksi mata silinder atau astigmatisme.

Menurut dr Nina, personalisasi ini menjadi penting karena kebutuhan visual setiap orang berbeda. Pengguna aktif gawai, pekerja kantoran, hingga pengemudi memiliki kebutuhan penglihatan yang tidak sama.

Dengan dukungan teknologi diagnostik modern, dokter kini dapat melakukan pemetaan kondisi mata secara lebih detail sebelum operasi dilakukan. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan jenis lensa dan metode operasi yang paling sesuai bagi pasien.

Di tengah tingginya angka katarak secara global, kehadiran teknologi seperti FLACS dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. World Health Organization (WHO) mencatat katarak masih memengaruhi lebih dari 100 juta orang di dunia pada 2020, dengan sekitar 17 juta kasus menyebabkan kebutaan.

"Dulu, operasi katarak sering dipahami sebatas mengangkat lensa yang keruh. Kini, dengan teknologi modern seperti FLACS dan pilihan lensa tanam yang semakin beragam, pasien tidak hanya dibantu untuk melihat kembali, tetapi juga mendapatkan kualitas penglihatan yang lebih sesuai dengan aktivitas dan gaya hidupnya," tutur dr Nina.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut