Ledakan Radio Cepat Kembali Terdeteksi, Kali Ini Punya Pola yang Sama
CALIFORNIA, iNews.id - Para peneliti melaporkan ledakan radio cepat misterius (FRB) dari luar angkasa telah terdeteksi lagi. Uniknya, FRB itu mengikuti suatu pola.
Studi baru yang melibatkan ledakan radio cepat pada dasarnya adalah pulses yang hanya dapat bertahan selama sepersekian milimeter. Proses berenergi tinggi yang menghasilkan FRB masih belum diketahui.
Ledakan pertama ditemukan pada 2007 dan deteksi pola pengulangan FRB tidak teridentifikasi hampir satu dekade kemudian. Banyak FRB telah terdeteksi sejak penemuannya.
Banyak FRB yang tampaknya acak dan sinyalnya tidak bisa diprediksi. Namun, awal tahun ini disimpulkan satu ledakan radio cepat telah terjadi dalam suatu pola, yang mengarah kepada asal-usul.
Gagasan yang paling ilmiah adalah beberapa peradaban asing yang jauh bertanggung jawab atas ledakan radio cepat. Studi teranyar telah mengumumkan penemuan FRB berulang kedua yang juga mengikuti pola, sebagaimana dikutip dari Slash Gears, Rabu (10/6/2020).
Berbeda dengan penemuan pertama, pola FRB teranyar ditemukan menghasilkan siklus ledakan baru setiap 157 hari, sehingga membuatnya lebih sulit untuk mengidentifikasi pola dari semburan yang tampak acak.
Sumber dari semburan radio cepat kemungkinan ada di orbit sekitar benda langit lain berdasarkan pola berulang. Terlepas dari itu, hanya sedikit hal yang diketahui mengenai FRB baru pada saat ini.
Deteksi pola burst baru akan membantu mengungkap misteri sinyal-sinyal ini dan dari mana asalnya, sesuatu yang mungkin tidak akan semenarik teknologi alien. Tapi, para ilmuwan dapat selalu bersiap.
Editor: Dini Listiyani