Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antam Buka Suara soal Tambang Emas di Bogor Meledak
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Bintang yang Jauh Picu Kepunahan Massal di Bumi

Kamis, 20 Agustus 2020 - 11:03:00 WIB
Ledakan Bintang yang Jauh Picu Kepunahan Massal di Bumi
Ledakan Bintang yang jauh picu kepunahan massal (Foto: NASA)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Selama ribuan tahun Bumi telah mengalami banyak peristiwa bencana yang menyebabkan banyak spesies mati. Satu peristiwa kepunahan yang misterius terjadi kira-kira 359 juta tahun yang lalu dan disebut kepunahan Late Devonian.

Nah, para ilmuwan baru saja menemukan penyebab kepunahan Late Devonian. Seringkali, peristiwa kepunahan besar-besaran disalahkan pada hal-hal yang terjadi di permukaan dunia.

Letusan gunung berapi yang sangat dahsyat misalnya dapat menimbulkan bayangan di seluruh dunia dan menyebabkan kematian tumbuhan dan kehidupan hewan. Ada banyak teori tentang mengapa kematian Late Devonian terjadi tapi sebuah teori baru menunjukkan asalnya sebenarnya dari dunia lain.

Dalam paper baru yang diterbitkan dalam Proceedings National Academy of Sciences, para peneliti menawarkan hipotesis bintang yang jauh mungkin telah memusnahkan kehidupan di Bumi ratusan juta tahun yang lalu. Ada kemungkinan, para peneliti mengusulkan, bintang yang terletak sekitar 65 tahun cahaya bisa meledak menjadi supernova.

Saat ledakan akhirnya mencapai Bumi, itu mungkin bertanggung jawab atas penurunan drastis tingkat ozon di atmosfer Bumi yang sebelumnya disalahkan atas fenomena tersebut.

“Bukti terbaru menunjukkan, peristiwa kepunhana terakhir mungkin bertepatan dengan penurunan dramatis ozon di stratosfer, kemungkinan karena kenaikan suhu global. Di sini kami mempelajari kemungkinan penyebab alternatif penurunan ozon yang didalilkan: ledakan supernova di dekatnya yang dapat menimbulkan kerusakan dengan mempercepat sinar kosmik yang dapat mengirimkan radiasi pengion,” kata peneliti yang dikutip dari BGR, Kamis (20/8/2020). 

Supernova adalah peristiwa yang sangat menghancurkan. Tapi, para ilmuwan yakin efeknya dapat dirasakan puluhan tahun cahaya dari asalnya. Jika supernova benar-benar meledak dan letaknya cukup dekat sehingga memengaruhi atmosfer bumi, itu bisa jadi alasan mengapa banyak spesies di Bumi punah di masa lalu.

Tapi bagaimana Anda membuktikan hal seperti itu? Nah, para peneliti memiliki ide yang cukup bagus tentang dari mana harus memulai. Para ilmuwan mengatakan jika mereka berhasil mengidentifikasi isotop radioaktif seperti plutonium-244 atau samarium-146 yang sangat membantu membuktikan hipotesis mereka.

"Tak satu pun dari isotop ini terjadi secara alami di Bumi hari ini. Satu-satunya cara mereka bisa sampai di sini adalah melalui ledakan kosmik,” kata Zhenghai Liu, salah satu penulis studi tersebut.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut