Inti Planet yang Terbuka Terlihat Mengorbit Bintang
CALIFORNIA, iNews.id - Inti planet hidup ditemukan mengorbit bintang yang jauh. Penemuan ini menawarkan pandangan sekilas terkait lapisan terdalam para astronom.
Terletak sekitar 730 tahun cahaya dari Bumi, inti planet terbuka yang dikenal sebagai TOI 849b, berukuran seukuran Neptunus. Para ilmuwan percaya, TOI 849b mungkin adalah gas raksasa yang mirip dengan Jupiter tapi kehilangan hampir semua gas luarnya.
Hilangnya gas bisa dikarenakan tabrakan dengan planet lain atau gangguan pasang surut, di mana planet itu terkoyak karena mengorbit terlalu dekat ke bintangnya. Inti planet itu juga bisa menjadi raksasa gagas gagal, di mana terjadi kesalahan dan tidak membentuk atmosfer.
Para peneliti mengatakan, temuan itu, yang diterbitkan dalam jurnal Nature, menawarkan peluang unik untuk meneliti interior planet dan mempelajari tentang komposisinya, sebagaimana dikutip dari Metro.co.uk, Jumat (3/7/2020).
"Ini pertama kalinya kami menemukan inti raksasa gas yang terpapar di sekitar bintang. Salah satu cara atau yang lain, TOI 849b dulu raksasa gas atau raksasa gas gagal. Ini yang pertama, memberitahu kami planet seperti ini ada dan dapat ditemukan. Kami memiliki kesempatan untuk melihat inti dari sebuah planet dengan cara yang tidak dapat kita lakukan di tata surya kita sendiri," kata Dr David Armstrong dari the University of Warwick Department of Physics sekaligus penulis utama studi.
Namun, masih ada pertanyaan terbuka besar mengenai sifat inti Jupiter, misalnya, exoplanet yang aneh dan tidak biasa seperti ini memberi jendela ke pembentukan planet yang tidak memiliki cara lain untuk dijelajahi. TOI 849b ditemukan oleh TESS, pesawat luar angkasa pemburu planet NASA.
Dengan menganalisis jumlah cahaya yang diblokir oleh TOI 849b saat melewati di depan bintang inangnya, para ilmuwan dapat menghitung ukuran dan periode orbitnya. Mereka menemukan TOI 849b melingkar sangat dekat dengan bintang inangnya, dengan periode orbit 18 jam.
Perhitungan menunjukkan, massanya dua hingga tiga kali lipat dari Neptunus. "Planet ini anehnya dekat dengan bintangnya, mempertimbangkan massanya. Dengan kata lain, kami tidak melihat planet dengan massa ini pada periode orbit pendek ini," ujar Armstrong.
TOI 849b juga diyakini sangat padat dan mungkin terdiri atas besi, batu, dan air. Tapi, inti planet yang terekspos ini hanya memiliki sedikit hidrogen dan helium.
Editor: Dini Listiyani