Gen Z Harus Kuasai Soft Skill di Era Digital, Ini Alasannya!
JAKARTA, iNews.id — Gen Z menghadapi lanskap dunia kerja yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian. Di tengah perubahan cepat akibat digitalisasi dan disrupsi teknologi, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Soft skill kini menjadi faktor kunci agar mampu bersaing dan bertahan.
Sejumlah perusahaan bahkan mulai menggeser fokus rekrutmen dari sekadar nilai akademik ke kemampuan non-teknis. Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri yang menuntut talenta adaptif, komunikatif, dan memiliki karakter kuat.
Direktur PT Bank Central Asia Tbk Haryanto T Budiman, menilai generasi muda harus memiliki kesiapan lebih dari sekadar bekal teori. Menurut dia, kemampuan beradaptasi dan keteguhan prinsip menjadi hal penting di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.

"Generasi muda, khususnya mahasiswa, harus mampu bergerak cepat, adaptif, serta mengimplementasikan nilai-nilai yang dipelajari di dunia perkuliahan secara efektif ketika
masuk dunia kerja atau memulai bisnis," kata Haryanto dalam acara kuliah umum bertajuk BCA Berbagi Ilmu (BBI) di Bina Nusantara University (Binus) Jakarta, belum lama ini.
"Selain itu, kita juga harus terus menjunjung tinggi integritas. Nilai-nilai tersebut selama ini telah diterapkan BCA di internal perusahaan, untuk semata menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi nasabah," tambahnya.
Ia menekankan bahwa anak muda perlu mampu bergerak lincah mengikuti dinamika, sekaligus tetap berpegang pada nilai integritas agar dapat menghadapi tantangan dan berkembang secara berkelanjutan.
Sementara itu, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, pihaknya senantiasa membuka peluang kerja sama dengan seluruh perguruan tinggi. Baginya, itu penting untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang siap menghadapi perubahan zaman.
"Melalui kolaborasi antara lembaga perbankan dengan institusi pendidikan seperti ini, kami yakin ke depannya akan semakin banyak SDM Indonesia dapat tumbuh menjadi pemimpin yang baik bagi dirinya sendiri dan masyarakat," ungkap Hera.
"Kami berkomitmen membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat individu, komunitas, dan ekosistem," tambahnya.
Sebagai informasi, tantangan yang dihadapi Gen Z bukan hanya menjadi pintar secara akademik, tetapi juga siap menghadapi realitas yang terus berubah. Mereka yang mampu menguasai soft skill akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bertahan di era modern.
Editor: Muhammad Sukardi