Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta-Fakta Menarik Film SORE: Istri dari Masa Depan yang Viral di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Time Travel Dipatahkan Teori Fisika Terbaru, Penjelasannya seperti Ini

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 18:31:00 WIB
Fenomena Time Travel Dipatahkan Teori Fisika Terbaru, Penjelasannya seperti Ini
Fenomena Time Travel Dipatahkan Teori Fisika Terbaru (Foto: Matias Koivurova)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Fenomena time travel masih menjadi perdebatan hingga kini di kalangan ilmuwan atau masyarakat awam. Tapi, teori fisika menunjukkan membantah fenomena itu.

Teori fisika baru yang dirumuskan trio fisikawan Universitas Tampere menjelaskan bantahan itu. Perjalanan waktu yang selama ini dijelaskan teori relativitas berhasil disangkal.

Mereka menemukan solusi potensial terkait masalah itu. Tapi, sebelum pertimbangkan kembali beberapa prinsip yang cukup mendasar soal pergerakan gelombang cahaya melalui waktu dan satu dimensi ruang. 

"Pada dasarnya, saya menemukan cara yang sangat rapi untuk menurunkan persamaan gelombang standar dalam dimensi 1+1,” kata penulis pertama studi tersebut, Matias Koivurova, sebagaimana dikutip dari Science Alert.

Lebih lanjut dia menuturkan satu-satunya asumsi yang diperlukan kecepatan gelombang adalah konstan. "Lalu saya berpikir: bagaimana jika kecepatan gelombang tidak selalu konstan? Ini ternyata menjadi pertanyaan yang sangat bagus," tuturnya.

Menurut Matias kecepatan cahaya atau dalam istilah singkatnya adalah batas universal bagi informasi yang bergerak dalam ruang hampa. Meskipun materi dapat secara efektif memperlambat perjalanan keseluruhan partikel, teori relativitas khusus mengatakan sifat dasar ini tidak dapat benar-benar berubah.

Namun terkadang, kata Matias, terkadang fisika menuntut adanya kemewahan untuk menjelajahi bidang baru. Dari situ, Matias bersama rekannya Charles Robson dan Marco Ornigotti, mengesampingkan kebenaran yang tidak menyenangkan ini untuk mempertimbangkan konsekuensi persamaan gelombang standar di mana gelombang cahaya yang berubah-ubah dapat dipercepat.

Awalnya, solusi mereka tampak tidak masuk akal. Hanya ketika mereka menambahkan kembali kecepatan konstan sebagai kerangka acuan barulah potongan-potongan itu saling cocok. Dengan membingkai gelombang yang dipercepat terhadap kecepatan cahaya yang konstan, efek aneh dari solusi baru tim terhadap persamaan gelombang standar tampak seperti yang ditimbulkan oleh relativitas.

Ketiga fisikawan tersebut kemudian menyatakan realisasinya mempunyai implikasi besar terhadap perdebatan mengenai apakah momentum gelombang cahaya meningkat atau menurun saat melintasi medium baru.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut