Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Luar Angkasa SpaceX Milik Elon Musk Meledak Dahsyat!
Advertisement . Scroll to see content

China Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Rahasia Ketiga Kalinya, Lebih Cepat Dibanding Peluncuran Awal

Jumat, 15 Desember 2023 - 15:05:00 WIB
China Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Rahasia Ketiga Kalinya, Lebih Cepat Dibanding Peluncuran Awal
China Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Rahasia Ketiga Kalinya (Foto: unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - China meluncurkan pesawat luar angkasa yang dapat digunakan kembali untuk ketiga kalinya. Roket Long March 2F menerbangkan pesawat eksperimental China dari Jiuquan Satellite Launch Center.

Pesawat luar angkasa ditujukan untuk melakukan eksperimen sains luar angkasa. Pesawat juga memberikan dukungan teknis untuk penggunaan luar angkasa secara damai.

Peluncuran tersebut dilakukan tujuh bulan setelah misi terakhir pesawat tersebut. Ini tindak lanjut yang jauh lebih cepat dibandingkan peluncuran pertama dan kedua yang terjadi dalam selang waktu 23 bulan.

Beberapa jam sebelum peluncuran pesawat luar angkasa rahasia tersebut, SpaceX mundur dari rencana lepas landas ke-7 pesawat luar angkasa X-37B milik Angkatan Luar Angkasa A.S., dan bahkan memindahkan roket Falcon Heavy yang memuatnya dari landasan peluncuran Kennedy Space Center. 

Misi tersebut, yang dikenal sebagai USSF-52, dihapus pada Rabu (13/12/2023) untuk melakukan pemeriksaan sistem tambahan. Alasan pasti penundaan ini masih belum diketahui, dan tanggal peluncuran baru belum ditetapkan.

Layaknya X-37B, hanya sedikit yang diketahui tentang pesawat luar angkasa China yang dapat digunakan kembali sub-divisi Shenlong atau Divine Dragon. Namun, dari sedikit informasi yang tersedia untuk publik, pesawat tersebut tampaknya digunakan untuk menguji muatan baru dan operasi orbit.

Pesawat diluncurkan secara vertikal di atas roket, menjalankan misinya dan kemudian mendarat secara horizontal di landasan yang mirip dengan pesawat ulang-alik NASA.

Menurut Jenderal Chance Saltzman, Kepala Operasi Luar Angkasa Angkatan Luar Angkasa A.S, kedekatan waktu peluncuran dua pesawat luar angkasa juga bukan suatu kebetulan. Berbicara di Spacepower Conference Space Force Association minggu ini, Saltzman mengatakan China dan AS sama-sama sangat tertarik dengan pesawat luar angkasa masing-masing.

“Karena ini adalah sebuah kemampuan; kemampuan untuk menempatkan sesuatu di orbit, melakukan beberapa hal, dan membawanya pulang dan melihat hasilnya sangatlah kuat,” kata Saltzman.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut