Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perluas Akses Internet Tanpa Kabel, Indonesia Kembangkan Teknologi FWA
Advertisement . Scroll to see content

Uji Coba Internet  Starlink di 3 Layanan Kesehatan Tahap Awal: Mampu Bantu Fasyankes Terhubung dengan Baik

Senin, 20 Mei 2024 - 10:05:00 WIB
Uji Coba Internet  Starlink di 3 Layanan Kesehatan Tahap Awal: Mampu Bantu Fasyankes Terhubung dengan Baik
Uji Coba Internet  Starlink di 3 Layanan Kesehatan Tahap Awal: Mampu Bantu Fasyankes Terhubung dengan Baik (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan uji coba teknologi internet Starlink di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Bagaimana hasil uji cobanya?

Pada tahap awal, pengujian berlangsung di tiga lokasi layanan kesehatan yakni Puskesmas Pembantu (Pustu) Sumerta Kelod Denpasar, Pustu Bungbungan Klungkung, dan Puskesmas Tabarfane, Kepulauan Aru, Maluku. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan uji coba Starlink berlangsung dengan baik. Berdasarkan video yang ditampilkan di layar, layanan internet Starlink membantu antar-fasyankes primer di daerah terhubung dengan baik. 

Di sisi lain, koneksi internet Starlink juga membantu proses pencatatan data imunisasi, skrining penyakit tidak menular (PTM), serta penimbangan balita secara digital di Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) dapat dilakukan dengan cepat. 

Dari hasil uji coba ini, Menkes Budi optimistis pelayanan kesehatan ke depannya di seluruh puskesmas dapat saling terhubung, sehingga layanan yang diberikan antara fasyankes di kota dan daerah terpencil dan terluar memiliki kualitas sama dengan daerah lain.

“Kita memang memiliki 10.000 Puskesmas yang sekarang kita digitalisasi, agar layanan-layanan yang sebelumnya tidak bisa disampaikan di Puskesmas, yang sulit diakses oleh masyarakat, dengan adanya Starlink jadi bisa diakses, sehingga layanannya tidak jauh berbeda dengan wilayah perkotaan,” kata Menkes Budi.

Chief of DTO Setiaji juga memiliki pandangan yang sama dengan Menkes Budi. Dia mengatakan penguatan konektivitas internet akan membuat akses layanan kesehatan menjadi lebih inklusif, sehingga dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

“Saat ini, (layanan kesehatan) banyak dinikmati di wilayah perkotaan, isunya terkait akses internet. Sehingga nanti masyarakat, khususnya yang ada di remote area, bisa menggunakan akses internet untuk mendapatkan layanan kesehatan seperti telemedicine,” tuturnya. 

CEO Starlink Elon Musk, yang ikut hadir dalam uji coba, mengaku senang telah membawa teknologi internet tersebut ke Indonesia. Menurutnya, keberadaan Starlink akan memberikan banyak manfaat bagi Indonesia, khususnya menghubungkan pulau-pulau terpencil. 

“Saya menekankan koneksi internet sangat penting, karena dapat membantu banyak hal,” kata pendiri SpaceX itu. 

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut