Karya Terbaik Lulusan Microsoft Elevate Dipamerkan di AI Impact Challenge, Ini Inovasinya!
JAKARTA, iNews.id — Deretan karya terbaik dari para lulusan Microsoft Elevate Training Center (METC) dipamerkan dalam ajang AI Impact Challenge Innovation Showcase. Apa saja inovasiAI yang tercipta?
Acara yang diinisiasi Microsoft Indonesia bersama Dicoding Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ini menjadi panggung akhir dari kompetisi inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang melibatkan ratusan tim dari seluruh Indonesia.
Sebanyak 363 tim berpartisipasi dalam AI Impact Challenge tahun ini, menghadirkan solusi berbasis AI yang dirancang untuk menjawab tantangan nyata di sektor publik maupun industri.

Para peserta merupakan lulusan program Microsoft Elevate Training Center, inisiatif pelatihan global yang berfokus pada pengembangan keterampilan AI, machine learning, data science, dan cloud computing.
AI Impact Challenge dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni Datathon yang berfokus pada analisis data untuk menghasilkan rekomendasi berbasis AI, serta Hackathon yang menantang peserta membangun solusi digital yang dapat langsung diterapkan pada masalah dunia nyata.
Dalam showcase tersebut, karya-karya terbaik tidak hanya dipamerkan melalui booth, tetapi juga dipresentasikan langsung di hadapan pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri teknologi.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kedaulatan AI nasional.
"Kami mengapresiasi kolaborasi AI Impact Challenge dari Microsoft Elevate Training Center. Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat AI sovereignty Indonesia agar kita mampu menyelesaikan persoalan nyata dengan kemampuan sendiri," ujarnya di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis AI melalui pendekatan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa komitmen pemerintah untuk menyediakan berbagai use case nyata dari masyarakat guna memantik lahirnya inovasi berbasis AI.
"Melalui pendekatan ini, kami berharap para talenta digital dapat merancang solusi teknologi yang lebih relevan dengan kebutuhan konkret di lapangan," kata Alfredo.
Sementara itu, Government Affairs Director Microsoft Indonesia, Widya Listyowulan, menilai AI Impact Challenge bukan sekadar kompetisi teknologi, melainkan bagian dari penguatan ekosistem talenta digital yang berorientasi pada dampak nyata.
Ia mengatakan, "Microsoft memandang AI Impact Challenge ini lebih dari sekadar kompetisi teknologi. Inilah bentuk pengembangan SDM digital yang strategis karena berorientasi pada pemecahan masalah yang kita hadapi setiap hari."
"Inovasi yang hadir bisa bermanfaat bagi masyarakat. Microsoft bangga menjadi bagian dari ekosistem ini dan akan terus mendukung pemerintah dalam merancang kebijakan yang mendorong adopsi AI yang bertanggung jawab, berdampak, dan merata," tambah Widya.
Di sisi lain, CEO Dicoding Indonesia, Narenda Wicaksono, menyampaikan bahwa AI kini telah menjadi keterampilan utama bagi talenta digital Indonesia.
Ia mengatakan, Indonesia Developer Outlook 2026 menunjukkan bahwa 67,3 persen talenta digital Indonesia telah menggunakan AI setiap hari dalam aktivitas mereka, dan 93,6 persen di antaranya merasakan peningkatan produktivitas yang signifikan.
Temuan ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan keterampilan yang harus dimiliki saat ini.
"Melalui Microsoft Elevate Training Center, kami ingin memastikan talenta digital Indonesia tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI yang memberikan dampak nyata. AI Impact Challenge menjadi bukti bahwa ketika talenta diberikan akses pembelajaran yang tepat, mereka mampu menghadirkan inovasi yang relevan untuk menjawab berbagai tantangan di masyarakat, industri, maupun pemerintahan," kata Narendra.
Narenda juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Microsoft dan Dicoding sejak 2025 telah membuka akses pembelajaran teknologi bagi lebih dari 80 ribu talenta digital Indonesia serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat daya saing bangsa pada era transformasi digital berbasis AI.
Melalui AI Impact Challenge Innovation Showcase, Microsoft, Dicoding, dan Komdigi berharap semakin banyak inovasi AI yang tidak berhenti pada tahap prototipe, tetapi dapat berkembang menjadi solusi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat dan industri.
Editor: Muhammad Sukardi