Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perluas Akses Internet Tanpa Kabel, Indonesia Kembangkan Teknologi FWA
Advertisement . Scroll to see content

Internet Indonesia Makin Ngebut! Skor Konektivitas Capai 68,06 di Akhir 2025

Rabu, 04 Maret 2026 - 17:28:00 WIB
Internet Indonesia Makin Ngebut! Skor Konektivitas Capai 68,06 di Akhir 2025
Ilustrasi internet ngebut di Indonesia (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kualitas layanan internet tetap (fixed broadband) di Indonesia menunjukkan tren perbaikan signifikan sepanjang 2025. Apa buktinya? 

Berdasarkan hasil pengujian independen melalui ajang Ookla Speedtest Awards, salah satu operator yaitu MyRepublic Indonesia mencatatkan Speedtest Connectivity Score sebesar 68,06 untuk periode kuartal III dan IV 2025.

Skor tersebut merefleksikan kombinasi performa kecepatan unduh dan unggah, latensi, serta stabilitas jaringan secara keseluruhan. Angka di kisaran 60 ke atas umumnya menunjukkan kualitas koneksi yang semakin kompetitif dan andal untuk berbagai kebutuhan digital, mulai dari streaming resolusi tinggi, gim daring, hingga aktivitas kerja jarak jauh.

Penghargaan Speedtest Awards diberikan berdasarkan jutaan pengujian pengguna melalui aplikasi Speedtest. Metodologi ini menilai performa jaringan secara objektif berdasarkan pengalaman langsung pelanggan di lapangan, bukan sekadar klaim perusahaan.

"Kami merasa sangat bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan melalui penghargaan Best Fixed Network dan Fastest Fixed Network Q3–Q4 2025 di Indonesia," ujar CEO MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, Rabu (4/3/2026).

Penghargaan ini, lanjutnya, menjadi bukti konsistensi pihaknya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan serta membangun infrastruktur digital yang andal dan berkelanjutan.

"Ini bukan hanya tentang kecepatan, tetapi tentang pengalaman pelanggan secara menyeluruh," tambah Timotius.

Tren Kualitas dan Kebutuhan Digital

Peningkatan skor konektivitas ini terjadi di tengah lonjakan kebutuhan internet nasional. Aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada layanan digital, seperti konferensi video, transaksi daring, hingga layanan publik berbasis elektronik, mendorong operator untuk memperkuat infrastruktur dan memperluas jaringan.

Dalam dua tahun terakhir, persaingan industri fixed broadband juga semakin ketat. Operator berlomba menghadirkan jaringan fiber optik dan fixed wireless access (FWA) dengan kecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah. Hasilnya mulai terlihat dari peningkatan skor performa jaringan yang konsisten sepanjang 2025.

Selain kecepatan, stabilitas koneksi menjadi faktor penting dalam penilaian. Pengguna kini tidak hanya menuntut internet cepat, tetapi juga koneksi yang minim gangguan, terutama untuk kebutuhan gaming dan pekerjaan berbasis cloud.

Pemerataan Akses Jadi Tantangan

Meski kualitas di kota besar terus membaik, tantangan pemerataan akses internet di wilayah pinggiran dan luar Jawa masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah dan pelaku industri didorong untuk terus memperluas jangkauan jaringan agar peningkatan kualitas ini dapat dirasakan merata di seluruh Indonesia.

Dengan skor konektivitas yang semakin tinggi pada akhir 2025, industri telekomunikasi nasional menunjukkan arah positif. Tren ini menjadi sinyal bahwa ekosistem digital Indonesia kian matang, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di tahun-tahun mendatang.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut