Facebook Kembangkan Chip Pengawas untuk Filter Live Video
MENLO PARK, iNews.id - Facebook sedang mengembangkan chip sendiri yang bisa menganalisa dan filter konten video secara real-time. Chip ini berpotensi menggantikan moderator manusia karena streaming di jejaring sosial tumbuh secara eksponensial.
Facebook telah mendapatkan kritik selama beberapa tahun terakhir karena memungkinkan pengguna berbagi konten kontroversial atau menyinggung, termasuk rekaman orang yang diserang atau melakukan bunuh diri.
Guna memberantas konten negatif di Facebook, raksasa jejaring sosial saat ini bergantung pada kombinasi penilaian, penyaringan otomatis, dan tim moderator manusia.
Untuk moderator manusia, biasanya mereka bekerja sepanjang waktu untuk memberantas konten yang dilaporkan pengguna atau muncul di sistem. Karena itu, Facebook mulai mencari alternatif, termasuk mengembangkan desain chip untuk menganalisis dan menyaring live video.
Proyek itu chip AI diungkapkan oleh pemimpin ilmuwan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di Facebook. "Mari kita bayangkan sesesorang menggunakan Facebook Live untuk memfilmkan bunuh diri. Anda ingin bisa menghapus konten semacam itu terjadi," kata LeCun yang dilaporkan Slash Gear, Senin (28/5/2018).
Ide pembuatan ialah chip khusus AI difokuskan untuk memilah-milah video dan membuat penilaian real-time dari apa yang ditampilkan di konten. Meskipun analisis semacam itu tidak mustahil dengan hardware saat ini, biasanya memerlukan jumlah daya komputasi yang signifikan.
"Ada dorongan besar untuk mendesain chip yang lebih hemat energi untuk itu. Sejumlah besar perusahaan bekerja pada AI, termasuk Facebook," ujar LeCun.
LeCun menambahkan, Facebook telah mendesain data center hardware sendiri. Laporan tentang chip khusus AI kembangan Facebook bukan pertama kali terdengar.
Pada April lalu, Facebook diprediksi mengikuti jejak Apple, Google, dan lainnya untuk mengembangkan chipset sendiri. Dugaan diperkuat dengan munculnya daftar pekerjaan untuk posisi baru yang berfokus pada prosesor.
Editor: Dini Listiyani