AI Jadi Tantangan di Industri Kreatif, Jessica Tanoesoedibjo Minta Kampus Beradaptasi
JAKARTA, iNews.id - Ketua Yayasan Hary Tanoesoedibjo, Jessica Tanoesoedibjo, menegaskan pentingnya kolaborasi nyata antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan teknologi di industri kreatif.
Misalnya dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI). Hal tersebut disampaikan Jessica Tanoesoedibjo dalam acara Launching Video Klip Mahalini Karya Mahasiswa MNC University di MNC Tower, Kebon Jeruk, Kamis (12/2/2026).
Jessica menyebut, kolaborasi antara industri dan universitas menjadi sangat relevan, karena hingga kini penggunaan Generative AI di industri kreatif masih menjadi perdebatan.
"Ini mungkin event internal, tapi menurut saya luar biasa karena menandai kolaborasi industri dan universitas yang sangat konkret. Terutama sekarang, penggunaan Gen AI di industri kreatif masih diperdebatkan dan belum ada best practice-nya," ujar Jessica.
Namun ia menilai di sinilah peran kampus dalam menunjukkan kedekatan dengan ekosistem industri kreatif. Kampus dinilai mampu menjadi pihak yang bisa membaca kebutuhan industri melalui riset dan pengembangan, termasuk soal teknologi AI.
"Sebagai universitas yang sangat dekat dan lengket dengan industri kreatif, kita bisa set the temperature tentang apa yang dibutuhkan industri, termasuk riset soal perkembangan Gen AI," jelasnya.
Jessica juga mengatakan, saat ini tantangan mahasiswa adalah bagaimana penggunaan AI dalam produksi konten kreatif.
"Apakah AI bisa membuat video yang konsisten? Apakah bisa menciptakan video yang benar-benar real? Itu masih jadi diskusi besar, dan di situlah mahasiswa bisa berperan," katanya.
Setelah menonton hasil karya mahasiswa MNC University tersebut, Jessica Tanoesoedibjo pun memberi apresiasi khususnya dari program studi Desain Komunikasi Visual (DKV). Menurutnya, para mahasiswa ini mampu menghasilkan karya setara standar industri meski usia mereka masih belasan tahun.
"Usia 18–19 tahun tapi sudah bisa menghasilkan karya seperti ini, luar biasa. Saya berharap mahasiswa MNC University bisa set the temperature untuk standar industri ke depan, khususnya dalam produksi video berbasis teknologi," ungkapnya.
Editor: Muhammad Sukardi