Cara Menghindari Penipuan Lewat Telepon, Anda Perlu Tahu!
JAKARTA, iNews.id - Cara menghindari penipuan lewat telepon perlu diketahui. Karena, modus penipuan melalui telepon banyak dilancarkan oknum tertentu seperti telepon atau mengirim SMS yang mengatakan Anda memenangkan undian.
Penipuan melalui media suara atau scam call juga terjadi di Indonesia. Scam call artinya pelaku menyamar sebagai pihak berwenang, seperti bank, lembaga keuangan, hingga perusahaan marketplace. Tujuannya, membuat korban percaya untuk mentransfer sejumlah dana, membelikan pulsa, dan mencuri informasi pribadi seperti pin akun keuangan korban.
Modus-modus penipuan tersebut begitu tampak meyakinkan sebagian orang. Padahal itu semua hanyalah sebuah jebakan yang jahat dan dapat merugikan diri Anda. Lantas bagaimana cara menghindari penipuan ini?
1. Berhati-Hati dengan Nomor Tidak Dikenal
Anda bisa menghindari penipuan dengan cara menghindari nomor yang tidak dikenal yang menelpon Anda. Jadi sebaiknya Anda selalu waspada jika menerima ponsel dari orang tidak dikenal.
2. Mengabaikan Nomor Telepon yang Aneh
Jika Anda di telepon dengan nomor yang bukan diawali dengan +62, lebih baik jangan di angkat secara cepat. Biasanya nomor tersebut nomor spam
3. Jangan Memberikan Informasi
Jika ada penelepon yang tidak dikenal meminta informasi dari Anda, janganlah Anda memberikannya, langsung tolak saja panggilan tersebut.
4. Gunakan Aplikasi Pendeteksi Nomor Telepon
Jika ada nomor telepon yang masuk ke dalam ponsel, secara otomatis aplikasi pendeteksi nomor telepon memberitahu Anda apakah nomor tersebut penipu, debt collector, telemarketing atau memang seseorang yang Anda kenal.
5. Waspada Terhadap “Magis”
Magis adalah manipulasi psikologis. Penipu biasanya akan mempermainkan perasaan korban, misalnya membuat panik atau takut. Korban sudah diincar ulu dengan informasi minimum lalu dibikin panik dengan kabar musibah atau masalah hukum yang menimpa keluarga atau teman. Lebih baik tutup telepon dan mencari informasi secara sendiri.
Nah itulah cara menghindari penipuan lewat telepon. Gimana mudahkan? Semoga Bermanfaat!
Editor: Dini Listiyani