Perusahaan Indonesia dan Korea Selatan Kolaborasi Bangun Pusat Teknologi Robotika
JAKARTA, iNews.id - ET Robotics bekerja sama dengan MINTROBOT, perusahaan robotika asal Korea Selatan mengumumkan Robot Arm Manufacturer pertama di Indonesia. Kolaborasi ini melibatkan transfer teknologi robot Arm menandai tonggak sejarah penting bagi industri robotika di Asia Tenggara.
Di mana Jakarta dipilih sebagai kota pertama di Asia Tenggara meluncurkan teknologi robot Arm. Ini menjadikan Jakarta sebagai pusat inovasi dan pengembangan teknologi robotika di kawasan tersebut.
CEO ET Robotics, Eddy Yasen mengatakan, pemilihan Jakarta sebagai lokasi peluncuran mencerminkan komitmen ET Robotics memajukan teknologi dan menciptakan dampak signifikan di wilayah Asia Tenggara.
"Ini adalah momen bersejarah bagi industri robotika di Indonesia. Dengan kemitraan ini, kami tidak hanya memperkenalkan teknologi mutakhir kepada pasar lokal tetapi juga berkontribusi pada perkembangan industri robotika di Asia Tenggara," kata Eddy Yansen dalam keterangan persnya, Jumat (16/8/2024).
Melalui transfer teknologi dari MINTROBOT, ET Robotics berharap dapat mempercepat adopsi teknologi robotika dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin teknologi di kawasan ini.
CEO MINTROBOT Mr Justin Kang mengaku sangat antusias bekerja sama dengan ET Robotics karena mereka adalah pakar dalam software, terutama dalam pengembangan Keloola ERP.
"Keahlian mereka dalam software memungkinkan integrasi yang mulus dengan teknologi robot Arm yang kami produksi bersama. Kemitraan ini tidak hanya akan membuka peluang baru untuk inovasi dan pertumbuhan di industri robotika, tetapi juga akan menghasilkan solusi yang lebih terintegrasi dan efisien, yang dapat membawa kemajuan teknologi signifikan di Indonesia dan Asia Tenggara," katanya.
Fariez Wahyu Asyari, Public Relations dari PIDI 4.0 mengungkapkan sangat bangga menyaksikan langkah besar yang diambil oleh ET Robotics. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam industri robotika, tetapi juga akan berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan kualitas tenaga ahli di negara ini.
"Integrasi teknologi canggih ini mendukung pengembangan tenaga ahli lokal dan menjadikan Jakarta sebagai pusat inovasi teknologi yang semakin penting di Asia Tenggara," ujarnya.
Editor: Dani M Dahwilani