Yakob Sayuri Tak Terlena usai Dipuji Setinggi Langit, Fokus Bawa Indonesia Libas Vietnam
DOHA, iNews.id- Winger Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Yakob Sayuri tak terlena meski dipuji setinggi langit usat laga perdana melawan Irak di Piala Asia 2023. Saat ini, fokusnya tertuju ke laga Indonesia vs Vietnam.
Yakob memang tampil cukup impresif saat Timnas Indonesia menelan kekalahan 1-3 dari Irak. Pasalnya, pemain PSM Makassar memberikan umpan manis kepada Marselino Ferdinan sang pencetak gol Skuad Garuda pada menit ke-37.
Performanya yang impresif membuat Yakob mendapat banyak pujian. Hal ini membuatnya kemungkinan jadi pusat perhatian di laga Timnas Indonesia vs Vietnam pada matchday kedua Grup D Piala Asia 2023.
Namun begitu, Yakob tidak ingin larut dalam performa ciamiknya di laga perdana itu. Saudara kembar dari Yance Sayuri ini ingin terus meningkatkan performanya sehingga bisa membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan perdana di Grup D Piala Asia 2023.
Erick Thohir Minta Netizen Jangan Galak-Galak Kepada Pemain Timnas Indonesia
“Kalau saya sih, mau dibilang main bagus ya itu pandangan orang, bukan saya pribadi. Saya tidak bisa menilai diri sendiri, orang lain yang menilai,” tutur Yakob dalam keterangan, Jumat (19/1/2024).
“Saya akan berusaha tampil lebih baik daripada pertandingan sebelumnya dan bisa membawa Indonesia meraih tiga poin,” tegas pemain berusia 26 tahun tersebut.
Philippe Troussier Pernah Dipecat usai Lawan Timnas Indonesia, 2 Kali Bentrok Selalu Kalah
Bentrokan antara Timnas Indonesia kontra Vietnam akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (19/1/2024) pukul 21.30 WIB. Laga ini penting bagi Skuad Garuda untuk meraih kemenangan, menyusul kekalahan mereka di laga perdana kontra Irak.
Hasil kemenangan tidak hanya penting bagi Timnas Indonesia saja, melainkan juga Vietnam. Pasalnya, tim berjuluk The Golden Star Warriors itu juga menelan kekalahan di laga perdana kontra Jepang dengan skor 2-4.
Media Inggris Prediksi Timnas Indonesia Kalah 1-2 dari Vietnam, Apa Alasannya?
Editor: Ibnu Hariyanto