Widodo C Putro Ultah ke-52 Hari Ini: Flashback Gol Salto di Piala Asia yang Bikin Geger Media Inggris
LONDON, iNews.id – Pesepak bola legendaris Indonesia Widodo Cahyono Putro ulang tahun hari ini, Selasa (8/11/2022). Menarik jika kita mengulas gol salto fantastisnya di Piala Asia 1996.
Gol indah itu tercipta saat Timnas Indonesia melakoni laga perdana di Grup A Piala Asia 1996 melawan Kuwait di Stadion Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Torehan Widodo membuka keunggulan Indonesia tepatnya pada menit ke-20. Berawal dari umpan Ronny Wabia dari sayap kanan. Widodo yang berdiri bebas kala itu langsung menyambut si kulit bundar dengan tendangan salto.
Bola mengalir deras ke sudut kiri dan tak bisa dihalau kiper Kuwait Khaled Al Fadhli. Sayangnya gol fantastis tersebut tak bisa membawa Garuda mendulang poin penuh. Sebab tim asuhan Danurwindo itu ditahan imbang 2-2 di akhir laga.
Firmino Dicoret dari Skuad Brasil Piala Dunia 2022, Keputusan Tepat?
Namun gol tersebut mencuri perhatian dunia. Bahkan media Inggris Daily Mirror menyebutnya sebagai salah satu gol salto terbaik sepanjang masa.
Liverpool Vs Real Madrid, Jurgen Klopp Kirim Ancaman Serius ke Los Blancos
“Widodo Putro membuat salah satu gol salto terbaik sepanjang masa,” tulis @MirrorFootball, Senin (7/9/2020).
Widodo Putro throwing down one of the all time great bicycle kicks ????
— Mirror Football (@MirrorFootball) September 7, 2020
Asian Cup, 1996 ???????? pic.twitter.com/Mtf749ek34
Sayangnya langkah Indonesia di Piala Asia 1996 sangat prematur. Widodo dan kawan-kawan angkat koper lebih dulu karena finis sebagai juru kunci Grup A di bawah Korea Selatan, Kuwait dan tuan rumah UEA.
Daftar 26 Pemain Timnas Brasil di Piala Dunia 2022, Ada Bek Veteran 39 Tahun
Tapi setidaknya pasukan Danurwindo tetap membawa kenangan apik ketika kembali menginjakkan kaki di Tanah Air. Sebab aksi Widodo terpilih sebagai gol terbaik Piala Asia 1996.
Selamat ulang tahun, Widodo C Putro!
Hasil Rayo Vallecano Vs Real Madrid: Drama 5 Gol dan 2 Penalti, Los Blancos Tumbang
Editor: Reynaldi Hermawan