Wenger Salut Adaptasi Arsenal di Markas Ostersunds
OSTERSUNDS, iNews.id – Rona bahagia terpancar di wajah Pelatih Arsenal Arsene Wenger setelah melihat armadanya pesta 3-0 di Jamtkraft Arena, markas Ostersunds, pada leg pertama 32 besar Liga Europa, Jumat (16/2/2018) dini hari WIB.
Tiga gol The Gunners dicetak Nacho Monreal pada menit ke-13, yang dilanjutkan gol bunuh diri bek tengah tuan rumah Sotirios Papagiannopoulos (24), dan ditutup sepakan Mesut Oezil (58). Hasil ini membentangkan jalan klub London Utara itu ke 16 besar. Kepastian itu akan didapat setelah mereka melakoni leg kedua di Emirates Stadium, pekan depan.
Wenger langsung mengumbar pujian kepada pasukannya. Dia bangga karena asuhannya cepat beradaptasi dengan kondisi tak familier yang harus mereka alami di pertandingan itu. Ya, di sekitar Stadion Jamtkraft Arena diliputi salju. Selain itu, Oezil dkk harus tampil di rumut 4G, padahal mereka biasanya main di rumput 3G.
Arsenal mampu melaju dari fase grup meski mengandalkan banyak pemain pelapis dan pilar muda mereka. Dengan posisi mereka yang tercecer di peringkat 6 Premier League selisih delapan poin dari empat besar, maka juara di Liga Europa bisa jadi jalan terbaik Arsenal kembali ke Liga Champions musim depan. Itu alasan kenapa Wenger memainkan gugusan bintang sekelas Mesut Oezil dan Henrikh Mkhitaryan.
“Saya pikir kami cukup beradaptasi dengan baik dengan lapangan. Mereka (Ostersunds) mungkin sedikit berhati-hati di awal dan kami memanfaatkannya. Saya merasa bahwa pada 2-0 pada babak pertama, penting bagi kami untuk tidak kebobolan dan memenangkan babak kedua,” ujar Wenger, dikutip Sky Sports.
“Ada lebih banyak peluang cetak gol, atau dua lebih banyak di babak kedua, tapi kami dalam kendali permainan ketika skor 2-0. Secara keseluruhan kami menang dengan nyaman,” tuturnya.
Kondisi lapangan yang berbeda membuat Wenger sempat khawatir armadanya banyak kesulitan bermain di sana.
“Risiko di awal laga adalah saya tidak tahu seberapa keras lapangan untuk pemain kami. Tapi secara keseluruhan kami tidak memiliki pertandingan di akhir pekan. Jadi ini keputusan yang lebih mudah,” Wenger mengungkapkan.
“Satu-satunya risiko adalah cedera. Saya senang akhirnya kami tidak memiliki masalah dan lapangannya cukup bagus,” pelatih asal Prancis itu melanjutkan.
Paling tidak, skor besar ini bisa melecut semangat Arsenal untuk meladeni Manchester City pada final Piala Liga di Wembley, Minggu (25/2/2018). “Kami akan berusaha memenangkan pertandingan lagi. Mungkin kami akan melakukan rotasi,” ujar Wenger.
Editor: Abdul Haris