Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : FIFA Akui Salah! Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026 Ternyata Keliru
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Marc Cucurella Tutup Mulut Saat Bicara dengan Messi, Kok Tidak Kartu Merah?

Senin, 20 Juli 2026 - 12:08:00 WIB
Viral! Marc Cucurella Tutup Mulut Saat Bicara dengan Messi, Kok Tidak Kartu Merah?
Lionel Messi sempat meminta Marc Cucurella dikartu merah (Foto: Sport Bible)
Advertisement . Scroll to see content

NEW JERSEY, iNews.idMarc Cucurella menjadi pusat perhatian setelah lolos dari kartu merah dalam final Piala Dunia 2026 meski sempat menutupi mulut saat berbicara dengan Lionel Messi. Insiden itu memicu protes keras dari kapten Argentina, tetapi wasit Slavko Vincic memutuskan tidak memberikan hukuman.

Final Piala Dunia 2026 akhirnya dimenangi Spanyol setelah mengalahkan Argentina 1-0, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. La Roja tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-106 lewat gol Ferran Torres di babak kedua perpanjangan waktu.

Gol tersebut menjadi penentu gelar juara dunia kedua bagi Spanyol. Meski begitu, pertandingan juga diwarnai sejumlah insiden yang memancing perdebatan, termasuk aksi Marc Cucurella dan Lionel Messi.

Mengapa Marc Cucurella Tidak Dikartu Merah?

Sebelum insiden Cucurella, Argentina lebih dulu kehilangan Enzo Fernandez pada akhir waktu normal. Gelandang tersebut menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras terhadap Pau Cubarsi sehingga harus meninggalkan lapangan.

Tak lama setelah itu, Messi terlihat meminta keseimbangan jumlah pemain di lapangan dengan memprotes tindakan Cucurella. Bek Spanyol tersebut menghampiri Messi untuk berbicara sambil sesaat menutupi mulut menggunakan tangannya.

Pada Piala Dunia 2026, tindakan menutupi mulut saat terlibat konfrontasi memang mendapat perhatian khusus. Sebelumnya, Miguel Almiron dari Paraguay dan Piero Hincapie dari Ekuador sama-sama menerima kartu merah akibat pelanggaran serupa selama turnamen berlangsung.

Melihat kejadian tersebut, Messi langsung memberi isyarat kepada wasit Slavko Vinčić agar Cucurella diusir dari lapangan. Namun, permintaan itu tidak dikabulkan.

Menurut aturan yang berlaku, pemain tidak otomatis mendapat kartu merah hanya karena menutupi mulut saat berbicara. Hukuman maksimal diberikan apabila tindakan tersebut disertai ucapan yang bersifat menghina, mengancam, atau bermuatan buruk. Dalam kasus Cucurella, wasit menilai unsur tersebut tidak terjadi sehingga dia tidak menerima kartu merah.

Aturan yang sama juga menjelaskan mengapa sejumlah pemain lain tetap diperbolehkan menutupi mulut ketika berbicara dalam situasi yang tidak bersifat konfrontatif, termasuk saat berdiskusi dengan rekan setim.

Lionel Messi Tuai Kritik dari Pengamat

Usai pertandingan, momen protes Messi langsung memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah penggemar menilai tindakan kapten Argentina tersebut tidak perlu dilakukan pada laga sebesar final Piala Dunia.

Presenter BBC Sport, Gabby Logan, menyebut aksi Messi sebagai "keputusasaan dari Messi."

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, juga memberikan kritik. Dia berkata, "Benar. Argentina memang bermain seperti itu, kita tahu seperti apa mereka. Satu hal yang diinginkan adalah sportivitas yang baik. Sangat menyedihkan melihat Lionel Messi melakukan hal itu."

Mantan kiper Inggris, Joe Hart, ikut menyoroti insiden tersebut.

"Ya, saya sama sekali tidak menikmati tindakan Messi itu. Dia menyadari Spanyol benar-benar mendominasi final ini, Gabby. Bahkan Lionel Messi sampai melakukan hal seperti itu," tutur Joe Hart.

Di sisi lain, mantan bek Manchester City, Micah Richards, membela Messi.

"Tidak ada yang terlalu serius. Tangannya tidak sepenuhnya menutupi mulut, hanya sebagian, bukan? Kita tentu tidak ingin melihat pemain mendapat kartu merah di final Piala Dunia hanya karena hal seperti itu," ucap Richards.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut