Van Der Vaart Murka Dengar Kritik Maarten Paes ke Ajax: Pulang Saja ke Amerika!
AMSTERDAM, iNews.id – Mantan pemain Timnas Belanda Rafael Van Der Vaart murka setelah mendengar kritik Maarten Paes terhadap Ajax Amsterdam usai kekalahan dari Groningen.
Komentar kiper Timnas Indonesia itu memicu kontroversi di Belanda. Maarten Paes menyoroti kondisi internal Ajax yang dia nilai tidak solid setelah tim berjuluk De Godenzonen kalah 1-3 dari Groningen pada Sabtu (7/3/2026).
Paes secara terbuka mengkritik performa timnya. Dia menilai Ajax tidak menunjukkan kekompakan di lapangan. Selain itu, dia juga menyoroti tidak terlihatnya sosok pemimpin di dalam tim.
Pernyataan tersebut memancing reaksi keras dari Rafael Van Der Vaart. Mantan gelandang Ajax itu menilai komentar Paes tidak pantas disampaikan oleh pemain yang baru bergabung dengan klub.
Ngeri! Maarten Paes Ngamuk Maki-maki Rekan Setim di Ajax, Ada Apa?
Van Der Vaart bahkan melontarkan pernyataan pedas terhadap kiper yang pernah bermain untuk FC Dallas tersebut. Dia menyindir Paes seharusnya tidak terburu-buru mengkritik tim.
"Saya akan langsung mengirim kiper itu kembali ke, dari mana asalnya, Amerika?" kata Van Der Vaart seperti dikutip dari Voetbal Primeur, Selasa (10/3/2026).
Maarten Paes Blak-blakan! Suporter Timnas Indonesia Disebut Segila Fans Argentina
Menurut dia, seorang pemain baru seharusnya lebih fokus beradaptasi dan membuktikan kualitasnya di lapangan. Kritik terbuka terhadap tim dinilai tidak bijak dilakukan dalam situasi seperti itu.
Maarten Paes Kembali Disorot di Belanda, Ajax Amsterdam Dinilai Salah Rekrut
Van Der Vaart juga mengaku sulit memahami sikap Paes yang secara terbuka menilai timnya tidak kompak. Dia menilai komentar tersebut terlalu mudah dilontarkan.
"Dia baru bergabung dengan tim dan harus membuktikan segalanya," ujar Van Der Vaart.
Maarten Paes Blak-blakan soal Filosofi Kariernya di Ajax
Dia menambahkan, tindakan Paes di lapangan juga disorot. Menurutnya, kiper tersebut hanya melakukan tugas dasar sebagai penjaga gawang tetapi justru melontarkan kritik keras kepada rekan setimnya.
"Kemudian dia mengatakan mereka bukan tim, yang menurut saya sangat mudah. Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan mengumpat semua orang. Saya sama sekali tidak bisa memahami hal itu," tutur mantan pemain Real Madrid tersebut.
Editor: Abdul Haris