Van der Sar Ungkap 11 Pemain Favorit Sepanjang Karier: Ada Zidane hingga Ronaldo
AMSTERDAM, iNews.id – Edwin van der Sar memilih 11 rekan terbaik sepanjang kariernya. Ada legenda dari Ajax Amsterdam, Juventus, hingga Manchester United yang membuat tim impiannya menjadi memukau.
Kiper Belanda ini menjadi salah satu yang terbaik di Premier League, bersinar di Fulham dan Manchester United dengan pencapaian luar biasa di Old Trafford. Van der Sar mengamankan empat gelar Premier League dan Liga Champions kedua dalam kariernya, termasuk meraih Golden Glove 2008/09. Dia juga menempati posisi kedua pemain dengan caps terbanyak di timnas Belanda.
Sebelum ke Inggris, Van der Sar bermain untuk Ajax dan Juventus, berkesempatan menjadi rekan banyak legenda sepak bola. Di acara Monday Night Football Sky Sports, dia memilih 10 pemain plus dirinya yang masuk ke tim terbaik sepanjang karier.
Di lini belakang, tak ada kejutan untuk posisi centre-back: Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic masuk timnya. Van der Sar menyebut:
Amad Diallo Sindir Arsenal Tanpa Ampun usai Manchester United Menang Dramatis
"Segitiga itu fantastis. Rio sudah ada saat saya datang dan Nemanja masuk saat jeda musim dingin enam bulan kemudian. Koneksi kami luar biasa... kami bisa saling memahami tanpa masalah," kata Van der Sar dikutip dari Give Me Sport.
Untuk posisi bek kiri, Van der Sar memilih Frank de Boer, yang menjadi partner di Ajax dan timnas Belanda dalam 345 pertandingan. Meski Patrice Evra sempat bersaing, pilihan jatuh pada de Boer.
Manchester United Bidik Bek Muda Tottenham Seharga Rp2 Triliun
Van der Sar menambahkan, de Boer tetap menjadi kekuatan tangguh untuk De Oranje, meski karier manajerialnya tidak sejalan.
Pilihan bek kanan mengejutkan publik: Van der Sar memilih Ciro Ferrera dari Juventus, bukan Gary Neville. Meski hanya bermain dua musim bersama, Van der Sar menyebut Ferrera sebagai "pejuang" yang integral bagi lini belakang Juve, menunjukkan sisi taktis dan mentalitas yang luar biasa.
Manchester United di Tangan Carrick: 4 Formasi Bisa Jadi Kunci Kemenangan
Di lini tengah, Van der Sar menempatkan Zinedine Zidane, Frank Rijkaard, dan Paul Scholes. Tentang Zidane, dia menjelaskan:
"Jika diberi bola, kontrol dan kecepatannya luar biasa. Sikapnya tenang, tidak berlebihan, orang yang menyenangkan," kata dia.
Rijkaard dipilih meski hanya menjadi rekan di Ajax pada tahun-tahun akhir karier Van der Sar. Scholes tidak perlu dipertanyakan lagi berkat kemampuan passingnya yang legendaris.
Untuk lini depan, Van der Sar memilih Cristiano Ronaldo, Ryan Giggs, dan Dennis Bergkamp. Ronaldo tengah membangun reputasi saat Van der Sar tiba di Manchester, kemudian meraih Ballon d'Or dan Liga Champions sebelum pindah ke Real Madrid.
Giggs, meski berusia 31 saat Van der Sar tiba, bermain hingga 40 tahun, memecahkan rekor assist Premier League. Bergkamp dipilih sebagai striker tengah berkat kemampuan finishing dan kelasnya, "Saya rasa semua golnya indah, luar biasa."
Van der Sar berhasil merangkai tim impian yang mencakup pemain dari berbagai klub dan era. Pilihan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi chemistry dan pengalaman bermain bersama yang membuat setiap pemain layak masuk XI kiper legendaris ini.
Editor: Reynaldi Hermawan