UEFA Jamin Tak Ada Injury Time Berlebihan di Liga Champions 2023/2024
NYON, iNews.id – UEFA memastikan tidak ada injury time berlebihan pada Liga Champions 2023/2024. Ketua Sepak Bola UEFA, Zvonimir Boban, merasa injury time berlebihan bisa menyiksa pemain.
Penambahan waktu injury time sudah diterapkan sejak Piala Dunia 2022 silam. Kebijakan itu kemudian juga diterapkan pada kompetisi-kompetisi domestik papan atas Eropa.
Tujuannya untuk mengganti waktu efektif pertandingan yang banyak terbuang di waktu normal. Sebab waktu efektif pertandingan dinilai jauh dari akurat karena banyaknya insiden atau pemain cedera di lapangan.
Kebijakan seperti itu tidak akan diterapkan pada Liga Champions 2023/2024. Boban selaku petinggi UEFA mempertanyakan urgensi penambahan waktu injury time dalam pertandingan.
Hasil Drawing Liga Champions Asia 2023/2024: Cristiano Ronaldo dan Neymar Beda Nasib, Jordi Amat Masuk Grup Neraka
“Mengenai kesejahteraan pemain, ini semacam tragedi kecil atau tragedi besar. Karena dengan menambahkan hampir 12, 13, 14 menit, kami menambahkan hampir setengah dari permainan yang merupakan menit-menit yang sangat sulit untuk dimainkan,” kata Boban dilansir The Guardian, Kamis (31/8/2023).
Cristiano Ronaldo Ngamuk saat Gendong Al Nassr Lolos ke Liga Champions Asia, Ada Apa?
“Saat Anda bermain 60, 65 menit, saat Anda lelah itu adalah 30 menit terakhir pertandingan. Lalu seseorang datang dan menambah 15, 12, 14 menit permainan, untuk alasan apa?” ujarnya.
Boban menilai penambahan waktu injury time berpotensi menyiksa kondisi fisik pemain. Terlebih pemain di klub Liga Inggris memainkan kompetisi lebih banyak dari pada negara Eropa lain dengan adanya Piala Liga Inggris.
“Di Inggris, Anda tahu lebih banyak daripada kami karena Anda punya lebih banyak pertandingan. Dan sekarang kami menambahkannya, mungkin enam, tujuh menit lebih banyak per pertandingan, hampir 500 menit lebih banyak per musim,” tutur Boban.
“Itu adalah enam pertandingan. Ini gila. Itu terlalu berlebihan jadi kami tidak akan melakukan ini. Kami akan mengikuti pedoman kami,” tutup pria asal Kroasia itu.
Kepala Wasit UEFA, Roberto Rosetti mengatakan pihaknya mempunyai cara sendiri untuk memaksimalkan waktu efektif pertandingan. Menurutnya, wasit-wasit di Liga Champions memiliki pedoman.
Para wasit didorong untuk segera memulai kembali permainan setelah waktu terbuang. Hal itu dianggap lebih baik, ketimbang memikirkan berapa menit injury time yang akan diberikan
“Kami mulai mengerjakan ini lebih dari lima tahun lalu. Ada yang lebih penting dari ketepatan waktu tambahan. Mengapa orang-orang begitu menyukai Liga Champions?” jelas Rosetti.
“Karena intensif, luar biasa, pemainnya tidak pernah berhenti. Kami memberi tahu wasit kami untuk mempercepat dimulainya kembali permainan daripada (fokus) pada waktu tambahan,” tutupnya.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan