Tottenham Ditahan Leeds, De Zerbi Murka Soroti Keputusan VAR yang Dinilai Aneh
LONDON, iNews.id – Kontroversi Video Assistant Referee (VAR) kembali mengguncang Liga Inggris 2025-2026 setelah Tottenham Hotspur gagal mendapat penalti pada menit 90+13 saat bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (12/5/2026) dini hari WIB. Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, sampai menilai wasit Jarred Gillett tampil tidak tenang sepanjang pertandingan.
Tottenham sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu lewat gol spektakuler Mathys Tel. Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Leeds mendapat penalti kontroversial melalui Dominic Calvert-Lewin.
Insiden bermula ketika Mathys Tel mencoba menyapu bola dengan tendangan salto di dalam kotak penalti. Kaki pemain Tottenham itu mengenai kepala Ethan Ampadu. Wasit Jarred Gillett awalnya tidak menganggap kejadian tersebut sebagai pelanggaran.
VAR kemudian meminta Gillett meninjau ulang insiden lewat monitor di pinggir lapangan. Setelah pemeriksaan cukup lama, keputusan diubah dan Leeds mendapat hadiah penalti. Calvert-Lewin sukses mengeksekusi peluang tersebut untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Fakta Mengejutkan! Arsenal Masuk Daftar Tim Paling Diuntungkan VAR
Drama belum berhenti sampai di situ. Pada menit 90+13, Tottenham melancarkan serangan terakhir dan James Maddison terjatuh di kotak penalti setelah mendapat kontak dari Lukas Nmecha.
Pemain Tottenham langsung meminta penalti. Namun VAR melakukan pengecekan singkat dan tetap mendukung keputusan awal Gillett yang tidak memberikan penalti untuk Spurs.
Arsenal Nyaris Kehilangan Gelar, Gol West Ham Dianulir Setelah Dicek 17 Kali
Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan besar. Banyak pihak menilai Tottenham seharusnya mendapat hadiah penalti karena terdapat kontak jelas terhadap Maddison di area terlarang.
Hasil imbang ini membuat Tottenham gagal menjauh dari West Ham United di papan bawah klasemen Premier League. Spurs kehilangan peluang penting untuk unggul empat poin dari tim peringkat ke-18 tersebut.
Jadwal Arsenal vs PSG di Final Liga Champions! Kapan dan Di Mana Laga Digelar?
Usai pertandingan, Roberto De Zerbi menilai tekanan besar terhadap perangkat pertandingan memengaruhi keputusan wasit dalam laga tersebut. Dia menyinggung kontroversi VAR yang terjadi sehari sebelumnya saat gol penyama kedudukan West Ham United ke gawang Arsenal dianulir.
“Saya pikir mereka (wasit) tidak tenang hari ini, mungkin mereka merasakan tekanan dari pertandingan Arsenal kemarin,” kata De Zerbi, dikutip dari Sky Sports.
Singkirkan Bayern Munchen, PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions
“Kami juga merasakan tekanan hari ini. Kami bermain terlalu terburu-buru dan wasit juga tidak tenang,” tuturnya.
De Zerbi juga membela keputusan VAR pada laga Arsenal kontra West Ham. Menurut dia, pelanggaran terhadap David Raya sangat jelas terjadi.
“Saya tidak mengerti polemik tentang VAR kemarin karena itu pelanggaran 200 persen, bukan 100 persen, tapi 200 persen,” ujarnya.
Editor: Abdul Haris