Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ivar Jenner Dicoret dari Skuad Dewa United, Jan Olde Riekerink Tegaskan Bukan karena Cedera
Advertisement . Scroll to see content

Timur Tengah Memanas! AFC Resmi Tunda Laga Kompetisi Asia, Dewa United Kena Imbas?

Minggu, 01 Maret 2026 - 11:52:00 WIB
Timur Tengah Memanas! AFC Resmi Tunda Laga Kompetisi Asia, Dewa United Kena Imbas?
Serangan militer AS-Israel ke Iran membuat AFC menunda sejumlah laga. (Foto: Dewa United)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran memaksa AFC menunda sejumlah pertandingan kompetisi antarklub Asia musim 2025/2026. Keputusan ini diambil menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah.

Ketegangan memuncak pada 28 Februari 2026 saat operasi militer gabungan dilancarkan ke berbagai target strategis di Teheran dan wilayah lain di Iran. Serangan udara tersebut menimbulkan korban jiwa signifikan dari kalangan sipil. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam operasi tersebut.

Situasi keamanan yang memburuk berdampak langsung pada kalender sepak bola Asia. AFC memastikan penundaan laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Elite 2025/2026 untuk wilayah barat.

“Mengingat perkembangan situasi di Timur Tengah, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengkonfirmasi bahwa pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Elite 2025/26 di Wilayah Barat, yang semula dijadwalkan pada 2–3 Maret 2026, akan dijadwal ulang,” tulis pernyataan AFC dalam laman resminya, Minggu (1/3/2026).

Tim dari Qatar seperti Al Sadd dan Al Duhail, lalu klub Arab Saudi yakni Al Hilal, Al Ahli, dan Al Ittihad, serta Shabab Al Ahli dan Al Wahda dari UEA, dan Tractor dari Iran, terdampak langsung keputusan tersebut. Sementara klub wilayah timur dari Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Australia, dan Thailand tetap bertanding sesuai jadwal pada 3-4 Maret.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut