Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Blak-blakan! Dukungan Besar untuk Timnas Indonesia Bisa Jadi Kutukan
Advertisement . Scroll to see content

Timnas Indonesia Underdog? John Herdman Justru Ingin Ukir Sejarah di Piala Dunia 2030

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:00:00 WIB
Timnas Indonesia Underdog? John Herdman Justru Ingin Ukir Sejarah di Piala Dunia 2030
John Herdman menyebut Timnas Indonesia sebagai underdog dan bertekad mencetak sejarah dari Piala AFF hingga lolos ke Piala Dunia 2030.. (Foto: Bali United)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - John Herdman menyebut Timnas Indonesia sebagai tim underdog dan menegaskan ambisinya mengukir sejarah hingga lolos ke Piala Dunia 2030. Pelatih asal Inggris itu datang dengan misi besar setelah ditunjuk PSSI menggantikan Patrick Kluivert.

Penunjukan Herdman terjadi usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Rekam jejaknya menjadi pertimbangan utama, mengingat dia sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun.

Kini, tantangan serupa ada di depan mata. Herdman diharapkan mampu mengangkat prestasi Skuad Garuda, mulai dari meraih gelar Piala AFF, melangkah jauh di Piala Asia, hingga menembus Piala Dunia yang belum pernah dicapai Indonesia.

“Inilah yang saya nikmati, kepemimpinan transformasional. Semoga kami bisa membawa tim underdog melangkah ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya,” kata Herdman, dilansir dari laman ASEAN United, Minggu (15/2/2026).

Proyek Nyata Menuju Mimpi Besar

Herdman menegaskan kesuksesan tidak datang secara instan. Dia menilai dibutuhkan proyek konkret yang mampu menyatukan visi pemain, federasi, dan suporter.

“Proyek itu penting. Proyek nyata yang bisa membakar semangat. Mengantarkan sebuah negara ke Piala Dunia setelah 36 tahun, bahkan ketika itu bukan negara sepak bola, adalah sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Pengalaman bersama Kanada menjadi referensi kuat. Negara tersebut berhasil kembali ke panggung dunia pada 2022 setelah absen sejak 1986. Herdman ingin mengulang capaian serupa bersama Indonesia.

Dia menilai membawa sebuah negara tampil pertama kali atau kembali ke Piala Dunia merupakan pencapaian luar biasa dalam karier pelatih mana pun. Target jangka panjang yang dia bidik adalah Piala Dunia 2030.

“Kenangan seperti itu tak bisa dibeli. Tak ada harga dalam sepak bola yang bisa menandingi itu. Membayangkan melakukannya untuk 280 juta penduduk, itu istimewa. Sebuah anugerah,” pungkas Herdman.

Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa dan basis suporter besar, Herdman melihat potensi besar yang bisa digerakkan melalui proyek terstruktur. Status underdog justru dia jadikan bahan bakar untuk menantang batas sejarah sepak bola Indonesia.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut