Timnas Indonesia Rebutan Pemain, Vietnam Malah Turunkan Tim U-20 ke Piala AFF U-23 2023
HANOI, iNews.id – Saat Timnas Indonesia U-23 rebutan pemain dengan klub, Vietnam malah menurunkan mayoritas pemain U-20 untuk berlaga di Piala AFF U-23 2023.
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) membagi dua Timnas U-23. Pemain inti ditangani langsung Phillipe Troussier dan fokus mempersiapkan diri tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Satu tim lagi berisi pemain pelapis yang mayoritas berusia 20 tahun ke bawah dan dilatih oleh Hoang Anh Tuan. Tim ini akan diturunkan untuk Piala AFF U-23 2023 di Thailand.
“Selain tujuan mempertahankan mahkota Piala AFF U-23 2023, Vietnam U-23 juga menciptakan peluang kompetisi bagi para pemain muda,” tulis media Vietnam, Soha, Selasa (15/8/2023).
Dalam daftar Timnas Vietnam U-23 tersebut, terdapat enam pemain U-18, 13 pemain U-20, dan 7 pemain U-23 yang sebagian besar bermain di Liga Vietnam V-League dan divisi 1.
“Lebih dari 2 pekan berlatih di Vietnam Youth Football Training Center, pelatih Hoang Anh Tuan menghadapi banyak kendala dalam menyusun skuad karena tidak memiliki cukup amunisi,” ujar Soha.
Meski mayoritas pemain muda, tim ini juga diisi beberapa pemain berpengalaman yang sudah pernah menghuni timnas seperti penjaga gawang Quan Van Chuan, Luong Duy Cuong, Khuat Van Khang, Nguyen Quoc Viet, Nguyen Duc Viet, Dinh Xuan Tien, Pham Dinh Duy, Nguyen Van Truong, Nguyen Phi Hoang, Bui Vi Hao.
Lebih dari separuh jumlah pemain Timnas Vietnam U-23 yang dibawa adalah gelandang (10 orang) dan striker (7). Menurut media Vietnam, Soha, pemilihan pemain ini dilakukan pelatih Hoang Anh Tuan untuk membangun strategi taktis sesuai dengan filosofi sepak bola pelatih Philippe Troussier - mengontrol bola, aktif menyerang,”
“Saya dan pelatih Philippe Troussier telah bekerja bersama di PVF Center. Kami juga memiliki hubungan dekat melalui turnamen tim junior baru-baru ini. Filosofi, tujuan juga konsisten di antara keduanya, untuk menemukan yang terbaik pemain untuk U-23 dan tim nasional,” ujar pelatih Hoang Anh Tuan.
“Meskipun Federasi Sepak Bola Vietnam tidak terlalu memberi target, bukan berarti kami membiarkan diri kami sembarangan. Kami memasuki turnamen dengan persiapan serius,” tuturnya lagi.
Yang terjadi dengan Vietnam berbanding terbalik dengan Timnas Indonesia U-23. Manajemen Garuda Muda justru rebutan pemain dengan klub. PSSI ingin membawa seluruh pemain terbaik, namun klub tak memberi izin karena BRI Liga 1 2023/2024 sedang berjalan.
Alhasil, beberapa pilar tak bisa dibawa ke Thailand seperti Witan Sulaeman, Rio Fahmi, dan terakhir Rizky Ridho, serta Dzaky Asraf.
Editor: Abdul Haris