Thierry Henry Sebut 1 Pemain Misterius Prancis Meledak di Piala Dunia 2026, Bukan Dembele atau Mbappe
PARIS, iNews.id - Thierry Henry secara terbuka mendukung Manu Koné tampil menonjol usai masuk daftar skuad Prancis di Piala Dunia 2026.
Pelatih Prancis Didier Deschamps merilis daftar 26 pemain untuk turnamen tersebut awal pekan ini. Sejumlah bintang tetap menghiasi skuad, termasuk Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Désiré Doué.
Namun, daftar itu juga menyisakan kejutan. Randal Kolo Muani, Eduardo Camavinga, dan Lucas Chevalier tidak masuk pilihan. Dua pemain Bournemouth, Adrien Truffert dan Eli Junior Kroupi, juga tersisih meski tampil konsisten di Premier League.
Di tengah absennya nama-nama besar, Henry justru menyoroti Koné, gelandang AS Roma yang jarang menjadi topik pembicaraan. Berbicara kepada SPORTbible, Henry menilai Koné memiliki peran penting bila mendapat kesempatan bermain.
“Saya tidak mengatakan dia akan menjalani Piala Dunia luar biasa atau tidak. Saya tidak tahu. Namun ada satu pemain yang tidak banyak orang kenal, dia bermain untuk Roma. Saya pernah melatihnya di Olimpiade,” ujar Henry.
“Namanya Manu Koné. Menurut saya saat ini dia salah satu gelandang bertahan terbaik. Dia menjalani kariernya dengan cara tenang,” lanjut dia.
Henry menyinggung perjalanan karier Koné dari Borussia Mönchengladbach ke Roma hingga akhirnya menjadi starter di tim nasional.
“Dia bermain di Mönchengladbach, lalu bergabung dengan Roma. Sekarang dia starter Prancis karena Didier Deschamps percaya dia bisa bermain untuk Prancis. Sejak saat itu dia tampil brilian,” ucap Henry.
Mantan bintang Arsenal tersebut menilai Koné jarang disebut karena sorotan tertuju pada nama lain. “Orang akan menyebut Dembélé, Désiré Doué, Barcola, Saliba, Konaté. Namun orang tidak menyebut dia. Menurut saya dia pemain yang sangat, sangat, sangat, sangat solid,” katanya.
Henry juga membandingkan gaya bermain Koné dengan legenda kultus Liverpool, Dirk Kuyt. “Dia selalu membantu tim. Tipe pemain yang disukai fans. Dulu fans Liverpool mencintai Dirk Kuyt. Dia bukan bintang utama, namun kontribusinya membuat orang menyukainya. Manu tipe seperti itu. Pemain yang selalu memberi 100 persen,” tutur Henry.
Koné pernah dilatih Henry saat Olimpiade Paris, ketika tim Prancis meraih medali perak. Kini, gelandang 24 tahun itu mencatat 36 penampilan bersama Roma musim ini dan mengoleksi 12 caps bersama tim nasional Prancis.
Selain Prancis, Henry juga menyoroti kuda hitam turnamen. Dia menyebut Senegal, Maroko, dan Norwegia berpotensi melangkah jauh. “Jangan meremehkan Norwegia. Jika semuanya berjalan selaras dan mereka bermain dengan Sørloth serta Haaland, mereka bisa melangkah jauh,” kata Henry.
Laga perdana Prancis di Piala Dunia 2026 dijadwalkan menghadapi Senegal di New Jersey pada 16 Juni, membuka peluang Koné membuktikan penilaian tinggi sang legenda.
Kiper: Mike Maignan (AC Milan), Robin Risser (Lens), Brice Samba (Rennes)
Bek: Lucas Digne (Aston Villa), Malo Gusto (Chelsea), Lucas Hernandez (PSG), Theo Hernandez (Al-Hilal), Ibrahima Konaté (Liverpool), Jules Koundé (Barcelona), Maxence Lacroix (Crystal Palace), William Saliba (Arsenal), Dayot Upamecano (Bayern Munich)
Gelandang: N’Golo Kanté (Fenerbahçe), Manu Koné (AS Roma), Adrien Rabiot (AC Milan), Aurélien Tchouaméni (Real Madrid), Warren Zaïre-Emery (PSG)
Penyerang: Maghnes Akliouche (Monaco), Bradley Barcola (PSG), Rayan Cherki (Manchester City), Ousmane Dembélé (PSG), Désiré Doué (PSG), Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace), Kylian Mbappé (Real Madrid), Michael Olise (Bayern Munich), Marcus Thuram (Inter Milan)
Editor: Reynaldi Hermawan