The Red Devils Menang, Lukaku Tak Diberi Kesempatan Tendang Penalti
MANCHESTER, iNews.id - Manchester United (MU) mencatatkan diri sebagai tim yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar Liga Champions seusai mengalahkan Benfica 2-0 pada matchday 4 Grup A di Old Trafford, Rabu (01/11/2017) dini hari WIB.
Hasil itu menempatkan MU memuncaki klasemen Grup A dengan poin 12 hasil 100% kemenangan di empat laga. Raihan angka itu memastikan MU minimal finis di peringkat 2 karena Basel dan CSKA yang ada di urutan kedua dan ketiga baru mendulang poin 6, sementara Benfica tanpa poin.
Pada pertandingan tersebut MU mendapat dua tendangan penalti, namun anehnya striker Romelu Lukaku tidak diberikan kesempatan menendang.
MU seharusnya sudah unggul ketika laga baru berjalan 15 menit jika Anthony Martial mampu menunaikan tugasnya mencetak gol melalui titik penalti. Bola hasil sepakan pemain internasional Prancis itu masih bisa ditepis kiper Benfica Miles Svilar.
Pada menit ke-78 The Red Devils kembali diberi hadiah penalti. Entah apa di pikiran Pelatih MU Jose Mourinho yang malah menunjuk Daley Blind sebagai algojo.
“Martial mengambil penalti pertama, namun gagal. Dia tidak berada di lapangan saat penalti kedua. Kami telah berlatih untuk ini. Saya menganalisa dan membuat keputusan tepat menunjuk Blind,” ujar Mourinho dilansir BBC Sport.
Keputusan ini dirasa benar karena Blind sukses membuat skor 2-0 setelah sebelumnya Svilar melakukan gol bunuh diri pada menit ke-45. Timbul sebuah tanda tanya besar, mengapa bukan Lukaku yang mengeksekusi.
“Para pemain dengan senang hati bertanggung jawab, Romelu Lukaku dan Ander Herrera juga bersedia, tapi pilihan saya adalah Daley Blind. Saya bilang ke Lukaku dan Herrera untuk memberikan kesempatan kepada Blind untuk mengeksekusi penalti,” ujar Mourinho usai pertandingan.
Sejak ditransfer dari Everton musim panas lalu, Lukaku sempat menjadi algojo tunggal bagi The Red Devils. Namun situasi menjadi berbeda setelah penyerang bertinggi 191 cm itu gagal mengeksekusi penalti kontra Liecester City, 26 Agustus lalu. Imbasnya Martial kemudian diberikan mandat untuk menggantikan tugas Lukaku.
“Romelu ingin mengambil, dia memiliki kepribadian dan karakter untuk bertanggung jawab, namun keputusan saya berdasarkan pada latihan dalam beberapa hari terakhir,” tutur Mourinho.
Catatan buruk ini bukanlah yang terparah selama Lukaku meniti karier. Pasalnya dia pernah puasa gol dalam 10 pertandingan saat membela Everton dua musim silam. Tetapi tetap saja kondisi ini terbilang mengkhawatirkan untuk seorang pemain yang disebut Mourinho “Tak Tersentuh” itu.
Editor: Abdul Haris