Thailand Kirim Peringatan Keras jelang SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 dalam Bahaya!
BANGKOK, iNews.id – Pelatih Thailand U-22, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, menegaskan bahwa timnya memasang target besar untuk merebut medali emas SEA Games 2025. Kepercayaan diri tersebut muncul karena persiapan skuad Gajah Perang diklaim sudah sangat matang.
Berstatus sebagai tuan rumah, Thailand U-22 tergabung di Grup A bersama Timor Leste dan Singapura. Mereka akan memulai langkah perdananya menghadapi Timor Leste di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu (3/12) malam WIB.
Ongtrakul memastikan bahwa seluruh pemainnya dalam kondisi siap tempur. Ia menegaskan Thailand U-22 telah meramu komposisi terbaik dari proses seleksi panjang.
“Kami telah memilih pemain terbaik dari empat kali pemanggilan, memadukan pengalaman dan energi muda, untuk siap menaklukkan SEA Games,” kata Ongtrakul, dikutip dari The Thao 247, Rabu (3/12/2025).
Pelatih 51 tahun itu menegaskan Thailand membidik langsung trofi yang saat ini dipegang Timnas Indonesia U-22. Dengan dukungan publik sendiri dan persiapan panjang, ia yakin target tersebut sangat mungkin dicapai.
“Tujuan kami sudah pasti gelar juara. Thailand sudah terlalu lama jauh dari medali emas SEA Games. Kali ini, sebagai tuan rumah, kami telah mempersiapkan diri secara matang selama berbulan-bulan,” tegas Ongtrakul.
Terakhir kali Thailand U-22 meraih medali emas adalah pada SEA Games 2017. Kini, Gajah Perang siap merebut kembali kejayaan yang hilang. Ongtrakul menegaskan bahwa para pemainnya akan memberikan segalanya demi kembali mengangkat trofi.
“Sudah lama Thailand tidak menjadi tuan rumah SEA Games dan juga sudah lama tidak kembali menjadi juara. Saya berharap para penggemar memenuhi stadion. Tim akan berjuang sekuat tenaga untuk membawa kebahagiaan bagi seluruh negeri,” tutup Ongtrakul.
Ambisi besar Thailand U-22 ini menjadi sinyal bahaya bagi Timnas Indonesia U-22, juara bertahan SEA Games. Meski pemerintah hanya memasang target medali perak, skuad Garuda Muda asuhan Indra Sjafri tetap diharapkan mampu mempertahankan medali emas.
Editor: Reynaldi Hermawan