Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto Memanas, Dewa United Siap Bawa ke Jalur Hukum
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Fadly Alberto Dicoret Timnas U-20 usai Sumardji Telepon Nova Arianto

Senin, 20 April 2026 - 18:28:00 WIB
Terungkap! Fadly Alberto Dicoret Timnas U-20 usai Sumardji Telepon Nova Arianto
Fadly Alberto Hengga (10) menjadi salah satu pemain potensial jebolan Timnas Indonesia U-17. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, blak-blakan mengungkap alasan pencoretan Fadly Alberto dari Timnas Indonesia U-20. Dia menyebut, keputusan itu diambil setelah dirinya berdiskusi dengan pelatih Nova Arianto setelah insiden yang melibatkan pemain Bhayangkara FC U-20 itu.

Peristiwa terjadi dalam laga Elite Pro Academy Super League U-20 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Fadly Alberto Hengga melakukan tendangan keras ke arah pemain lawan. Aksi tersebut langsung menjadi sorotan dan menuai reaksi cepat dari pihak tim nasional.

Sumardji mengaku langsung menghubungi pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, untuk membahas situasi tersebut.

“Ya secara otomatis dicoret. Saya sudah telepon Nova, saya tanya kok bisa seperti itu,” katanya kepada iNews Media Group, Senin (20/4/2026).

“Ya mau tidak mau harus dicoret,” tegasnya.

Dia menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pemain tim nasional. Kedisiplinan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan di level tersebut.


Aset Timnas yang Terancam

Meski keputusan sudah diambil, Sumardji tetap menilai Fadly Alberto sebagai pemain dengan potensi besar. Dia menyebut pemain tersebut sebagai salah satu aset penting di skuad muda Indonesia.

“Berto ini aset. Selama ini di tim tidak pernah macam-macam,” katanya.

Dia juga menyoroti kemungkinan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI yang masih menunggu proses sidang. Keputusan tersebut dinilai akan berdampak langsung terhadap masa depan pemain.

“Kalau mau menghentikan kariernya, mudah, beri sanksi berat. Tapi ini pemain potensial dan selama ini masuk tiga besar di Timnas U-20,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius dalam pembinaan pemain muda. Disiplin di lapangan dinilai menjadi kunci untuk menjaga karier di level profesional.

Keputusan Komdis PSSI kini dinantikan. Sanksi yang dijatuhkan akan menjadi penentu langkah selanjutnya bagi Fadly Alberto.

Insiden ini juga menjadi pengingat bagi pemain muda lain. Setiap tindakan di lapangan memiliki konsekuensi besar, termasuk kehilangan kesempatan membela tim nasional.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut