Terungkap! Cara Jenius Persib Kalahkan Persija dalam Perburuan Mariano Peralta
BANDUNG, iNews.id – Mariano Peralta akhirnya resmi bergabung dengan Persib Bandung setelah melalui proses negosiasi panjang yang dijalankan secara tertutup. Pemain terbaik Super League 2025-2026 itu menandatangani kontrak berdurasi dua musim untuk memperkuat Maung Bandung pada kompetisi 2026-2027.
Transfer Peralta menjadi salah satu perekrutan paling menyita perhatian pada bursa transfer musim ini. Penampilan gemilangnya sepanjang musim lalu membuat banyak klub memburu tanda tangannya, termasuk sempat muncul rumor yang mengaitkan dia dengan Persija Jakarta. Namun, kabar tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.
Keberhasilan Persib mengamankan jasa Peralta berawal dari rekomendasi pelatih kepala Igor Tolic setelah musim kompetisi berakhir. Pelatih asal Kroasia itu menilai timnya membutuhkan sosok penyerang sayap yang memiliki kecepatan, kecerdasan membaca permainan, dan sudah memahami atmosfer kompetisi Indonesia.
Agar peluang mendapatkan Peralta tetap terbuka, Persib memilih menjalankan seluruh proses perekrutan secara tertutup. Langkah itu dilakukan untuk menghindari persaingan terbuka dengan klub lain yang berpotensi menaikkan nilai penawaran selama negosiasi berlangsung.
Menurut Tolic, keberhasilan merekrut Peralta tidak lepas dari peran CEO PT Persib Bandung Bermartabat Glenn Sugita dan Stanley Bernard yang menangani proses perekrutan pemain. Dia menilai pembagian tugas di internal klub berjalan efektif sehingga proses negosiasi dapat berlangsung sesuai rencana.
“Kami memiliki pembagian kerja yang jelas. Pak Glenn dengan energinya yang sangat besar dan investasinya untuk mendukung setiap keinginan kami menjadi untuk Persib. Ini adalah hal pertama, ini jadi dasarnya. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa,” ungkap Tolic dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Rabu (22/7/2026).
Tolic menjelaskan Stanley Bernard menjadi sosok yang berada di garis depan dalam menjalin komunikasi dengan para pemain incaran Persib. Kemampuan bernegosiasi dinilai menjadi salah satu kekuatan utama klub untuk mendatangkan pemain berkualitas meski tidak memiliki kekuatan finansial terbesar di liga.
“Hal kedua adalah Pak Stanley. Dia orang yang melakukan perekrutan di sepanjang tahun. Jadi dia yang bernegosiasi dengan para pemain. Kami bukan klub yang kaya raya yang bisa membeli siapa saja, tapi dengan seni mengosiasi Stanley, kami berhasil untuk mendatangkan pemain-pemain terbaik dan Peralta adalah salah satunya,” jelas pelatih asal Kroasia itu.
Selain menawarkan kontrak, Persib memperkenalkan berbagai keunggulan klub kepada Peralta selama proses negosiasi. Fasilitas tim, kesempatan tampil di AFC Champions League Two (ACL 2), hingga dukungan luar biasa dari Bobotoh menjadi nilai tambah yang diyakini mampu menarik minat sang pemain.
Persib juga memanfaatkan statusnya sebagai klub yang terus bersaing di papan atas untuk meyakinkan Peralta. Kesempatan meraih gelar juara dan tampil di kompetisi Asia menjadi bagian penting dari pendekatan yang dilakukan manajemen.
Tolic menilai Persib kini memiliki daya tarik yang melampaui besaran nilai kontrak. Menurut dia, banyak pemain ingin menjadi bagian dari Maung Bandung karena peluang meraih prestasi semakin terbuka.
“Jadi klub berada di level di mana meskipun uangnya tidak sesuai, pemain tersebut tetap ingin datang, karena mereka ingin dapat kesuksesan. Mereka ingin menjadi bagian dari Persib, mendapatkan gelar, tampil di Asia, punya sesi latihan bagus, dan semuanya,” tutup Tolic.
Editor: Reynaldi Hermawan