JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir mengambil sikap tegas terkait match fixing (pengaturan skor) di sepak bola Indonesia. Dia akan menerapkan hukuman seumur hidup bagi yang kedapatan melakukan itu.
Pengaturan skor terus menjadi topik yang dibicarakan di sepak bola Indonesia. Erick berharap penerapan hukuman yang tegas bisa membuat persoalan tersebut hilang.
Mathew Baker Absen di Laga Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19, Gabung Kelar FIFA Matchday Juni 2026
"Menambahkan Pak Kapolri, tentu proses atau hukuman yang ada di PSSI itu berbeda," ujar Erick di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/6/2023).
Menurut sosok yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, semua pihak sudah sepakat atas hukuman tersebut. Erick menetapkan hukuman itu tak akan pandang bulu.
Bersinergi! Kapolri dan Erick Thohir Siap Berantas Mafia Sepak Bola
"Kita sudah sepakat yang namanya pemain, wasit, pemilik, pengurus, termasuk saya kalau ada main-main tidak boleh berkecimpung dalam sepak bola seumur hidup," ucap Erick.
Erick melihat hukuman tersebut bisa dilakukan di olahraga lain. Artinya, di sepak bola hukuman itu bisa diterapkan dan diharapkan efektif.
Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Presiden Jokowi Berikan Pesan Khusus untuk Ketum PSSI Erick Thohir
"Kalau olahraga lain, seperti bola basket bisa, masa sepak bola yang nomor satu kalah dari basket," kata Erick.
"Jadi, kita harus memastikan bahwa kita komit kepada transformasi yang diharapkan FIFA dan juga kesepakatan bapak presiden," ujarnya lagi.
Jadwal Konser Coldplay Bentrok dengan Piala Dunia U-17 2023, Erick Thohir Cari Solusi Penggunaan SUGBK
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya