Target Berani! Jafar/Felisha Bidik Semifinal di Debut All England 2026
JAKARTA, iNews.id – Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menargetkan semifinal dalam debut mereka di All England 2026. Ganda campuran Indonesia itu tak ingin sekadar tampil di turnamen bulu tangkis tertua di dunia.
All England 2026 dijadwalkan berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret 2026. Turnamen level Super 1000 tersebut menjadi pengalaman perdana bagi pasangan peringkat sembilan dunia itu.
Meski berstatus debutan, Jafar/Felisha datang dengan ambisi tinggi. Mereka mematok target minimal menembus babak empat besar.
Felisha menyebut semifinal sebagai target paling realistis dalam partisipasi perdana mereka. Dia ingin langkah mereka di Birmingham tidak berhenti terlalu cepat.
Debut di All England 2026, Alwi Farhan Rahasiakan Target Besarnya
"Harapannya kalau bicara paling bawah, minimal ya semifinal lah," kata Felisha saat ditemui awak media di Pelatnas Cipayung, dikutip Kamis (26/2/2026).
Jafar menyampaikan target serupa. Namun dia memilih tetap tenang dan fokus menjalani pertandingan secara bertahap.
Hasil Drawing All England 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Hadapi Lawan Tangguh
"Minimal semifinal juga lah. Tapi ya fokus ke satu-satu aja sih, match by match aja," ujar Jafar.
Demi Juara All England 2026, Fajar/Fikri Atur Strategi Puasa
Dari sisi persiapan, Jafar/Felisha merasa tidak memiliki kendala berarti. Keduanya mengaku kesiapan sudah mendekati sempurna menjelang keberangkatan ke Inggris.
"Untuk persiapan menuju All England dan rangkaian tur Eropa lainnya, kalau bicara persentase, saya sendiri sudah yakin di 90 sampai 95 persen," ucap Felisha.
Panas! Atlet Non-Pelatnas Tak Diajak Aklimatisasi All England 2026
"Ya, sama lah 90 persen. Apalagi, saya lebih lama kan dari Felisha. Dia sempat enggak latihan," timpal Jafar.
Tim bulu tangkis Indonesia berangkat lebih awal untuk menjalani aklimatisasi. Mereka bertolak ke Inggris pada Selasa (24/2/2026), sepekan sebelum turnamen dimulai.
Menurut Felisha, penyesuaian waktu tidur dan suhu menjadi faktor penting selama masa adaptasi. Hal itu kerap menjadi tantangan utama saat tampil di Eropa.
"Menurut saya yang udah di bayangan yang paling berpengaruh itu pasti jam tidur. Kita bisa lebih lama menyesuaikan. Terus juga sama suhu," papar Felisha.
"Itu sih yang biasanya paling jadi kendala besar kalau kita nyampe baru sehari dua hari terus langsung main, itu biasanya sih yang sangat mengganggu," tambahnya.
Perjuangan Jafar/Felisha di All England 2026 langsung diuji di babak pertama. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai.
Editor: Abdul Haris