Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AC Milan vs Juventus Imbang Tanpa Gol, Allegri Soroti Mental Pemain Sendiri
Advertisement . Scroll to see content

Spalletti Ungkap Kesalahan Juventus saat Imbang Lawan AC Milan

Senin, 27 April 2026 - 06:28:00 WIB
Spalletti Ungkap Kesalahan Juventus saat Imbang Lawan AC Milan
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti. (Foto: Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

MILAN, iNews.id - AC Milan vs Juventus berakhir imbang tanpa gol. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, langsung mengungkap kesalahan utama timnya yang membuat kemenangan lepas di San Siro.

Juventus sebenarnya memiliki peluang besar untuk menyamai poin Milan di posisi tiga klasemen pada giornata ke-34 Liga Italia 2025-2026, Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Namun hasil 0-0 ini membuat klub berjuluk Bianconeri itu gagal mendekat sekaligus harus tetap waspada terhadap tekanan Como dan AS Roma.

Pertandingan berlangsung ketat dengan peluang terbatas dari kedua tim. Khephren Thuram sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena sudah berada dalam posisi offside.

Milan juga hampir mencetak gol lewat Alexis Saelemaekers. Sepakannya hanya membentur mistar gawang dan gagal mengubah skor.


Juventus Terlalu Lambat dan Mudah Dibaca

Spalletti mengakui timnya mencoba mengambil inisiatif sejak awal laga. Namun dia menilai permainan Juventus terlalu lambat dan mudah ditebak, terutama di babak pertama.

“Kami mencoba mengambil inisiatif, tetapi terlalu lambat dan mudah dibaca di babak pertama. Kami tidak pernah benar-benar bisa melewati pemain mereka,” ujarnya kepada DAZN Italia.

Dia menilai kondisi tersebut membuat Milan selalu berada dalam posisi siap bertahan. Juventus kesulitan menembus rapatnya lini belakang tuan rumah.

Spalletti juga menyoroti bahaya Milan yang kerap muncul tiba-tiba. Dia mengingatkan timnya tidak boleh merasa nyaman saat menguasai pertandingan.

“Anda harus waspada menghadapi Milan, karena saat merasa mengendalikan permainan, mereka bisa tiba-tiba menyerang dengan tiga atau empat pemain,” tuturnya.


Dukungan Minim dan Cedera Jadi Kendala

Spalletti turut membahas peran Jonathan David yang bekerja keras di lini depan. Dia menilai pemain tersebut punya kualitas teknik, tetapi kesulitan saat mendapat tekanan fisik.

“Jika tidak banyak kontak fisik, dia bisa keluar dari duel dengan kualitas tekniknya. Tapi saat ditekan secara fisik, dia lebih kesulitan,” katanya.

Dia menilai Juventus kurang memberi dukungan, terutama di babak pertama. Situasi itu membuat David sering terisolasi dan tidak mendapat banyak peluang.

Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz dimainkan di akhir laga meski belum sepenuhnya fit. Spalletti menjelaskan keduanya baru pulih dari cedera sehingga tidak bisa dipaksakan tampil penuh.

“Vlahovic baru kembali berlatih pada Jumat. Kami tidak bisa mengambil risiko dengan kondisi seperti ini,” tegasnya.

Hasil ini membuat persaingan menuju Liga Champions semakin ketat. Juventus kini hanya unggul tipis dari Roma dan Como yang terus menempel di klasemen.

Spalletti menegaskan perebutan tiket Liga Champions akan berlangsung hingga akhir musim. Dia meminta timnya menjaga disiplin dan fokus di sisa pertandingan.

“Saya pikir ini akan ditentukan sampai akhir. Kami masih harus memenangkan beberapa pertandingan untuk layak berada di kompetisi itu,” ucapnya.

Juventus kini mencatat delapan laga tak terkalahkan di Serie A. Mereka juga hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan terakhir, menunjukkan pertahanan yang tetap solid meski lini depan belum maksimal.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut