Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, 3 Jet Tempur F-15E AS Jatuh Tertembak Rudal Kuwait saat Akan Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Siapa Pengganti Iran di Piala Dunia 2026 Jika Batal Tampil? Ini Kandidat Terkuat

Senin, 02 Maret 2026 - 17:56:00 WIB
Siapa Pengganti Iran di Piala Dunia 2026 Jika Batal Tampil? Ini Kandidat Terkuat
Iran terancam absen dari Piala Dunia 2026 setelah serangan AS-Israel menewaskan Ayatollah, nasib timnas masih menunggu keputusan resmi. (Foto: talkSport))
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id Iran menghadapi kemungkinan absen dari Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, setelah serangan mendadak Amerika Serikat dan Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan kemungkinan timnya tidak bisa tampil di turnamen yang sudah mereka loloskan ini.

Iran sebelumnya sudah lolos ke Piala Dunia 2026 dan masuk Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Jadwal pertandingan mereka di Amerika Serikat termasuk melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, Belgia pada 21 Juni, dan Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Serangan AS-Israel digambarkan sebagai langkah "pre-emptive" terhadap Iran yang dituding ingin mengembangkan senjata nuklir. Donald Trump mengonfirmasi bahwa serangan ini menarget tokoh kunci, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan tersebut.

Retaliasi Iran segera terjadi dengan serangan dilaporkan terjadi di beberapa negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Arab Saudi. Suasana di Qatar bahkan memaksa komentator Richard Keys berhenti siaran, sementara legenda Liverpool, Graeme Souness, tertahan di Abu Dhabi karena serangan ini.

Nasib Timnas Iran di Piala Dunia Masih Abu-abu

Mehdi Taj berbicara di televisi publik Iran di Teheran.

"Dengan apa yang terjadi hari ini dan serangan Amerika Serikat, kemungkinan besar kami tidak bisa menatap Piala Dunia, tapi keputusan ada pada pimpinan olahraga," kata Taj dikutip dari Marca.

Meski begitu, hingga saat ini Iran belum secara resmi mundur dari turnamen.

Jika Iran benar-benar absen, ada kemungkinan Irak menggantikan mereka. Irak saat ini akan bertanding di play-off kontinental melawan Bolivia atau Suriname untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia. Uni Emirat Arab bisa menggantikan posisi Irak di play-off bila hal ini terjadi.

FIFA pun memantau situasi secara intens. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan kepada media: "Kami mengikuti perkembangan sama seperti yang Anda baca. Fokus kami tetap pada Piala Dunia yang aman dan semua tim dapat berpartisipasi. Kami akan terus berkomunikasi dengan ketiga negara tuan rumah."

Masa depan Iran masih bisa berubah. Jurnalis sepak bola Philippe Auclair mengatakan kepada talkSPORT, perubahan rezim di Iran bisa memungkinkan tim tetap tampil. Ia menambahkan bahwa tim nasional Iran sering dianggap sebagai representasi rakyat, bukan pemerintah.

Banyak pemain aktif memprotes kebijakan represif rezim sejak 1979, termasuk protes besar yang menewaskan beberapa pemain pada 8-9 Januari tahun ini.

"Pada akhirnya, yang bisa kita pegang adalah pernyataan Meditash, presiden lama Federasi Sepak Bola Iran, bahwa keputusan ada di pihak otoritas," kata Auclair.

"Namun kita tidak tahu siapa yang akan memimpin dalam empat bulan mendatang."

Dengan Piala Dunia 2026 tinggal empat bulan lagi, countdown 100 hari akan dimulai pada 3 Maret. Situasi ini membuat dunia sepak bola menunggu keputusan Iran dengan cemas, sementara potensi pergantian tim di turnamen semakin nyata.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut