JAKARTA, iNews.id - Shin Tae-yong siap tinggalkan Timnas Indonesia jika Ketum PSSI Mochammad Iriawan mundur dari jabatannya. Sang asisten Nova Arianto bongkar sebuah fakta mengejutkan terkait hal tersebut.
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto memastikan sikap Shin Tae-yong tidak dipengaruhi siapa pun. Menurutnya, itu murni berdasarkan hati nurani Shin Tae-yong.
Inter Milan vs Juventus Bak Reuni Keluarga, Lilian Thuram Dukung Siapa?
Penyataan sikap Shin Tae-yong terhadap desakan Iawan Bule mundur dari jabatan Ketum PSSI menuai reaksi pro dan kontra. Beberapa pencinta sepak bola berspekulasi jika Iwan Bule mempengaruhi Shin Tae-yong agar mengeluarkan pernyataan tersebut.
Hal itu kemudian dibantah Nova Arianto. Legenda Persib Bandung itu memastikan pernyataan sikap tersebut murni berasal dari lubuk hati Shin Tae-yong.
“Statement head coach kami pastinya banyak pro dan kontra dan kami sangat bisa memahaminya,” kata Nova melalui Instagram pribadinya, Kamis (13/10/2022).
Respons Tragedi Kanjuruhan, Shin Tae-yong: Saya Mundur jika Ketum PSSI Mundur
“Tapi tanpa mengurangi rasa hormat dan melepaskan rasa kemanusiaan atas kejadian tersebut, kami memastikan itu semua tanpa tekanan dan keluar dari hati paling dalam head coach kami,” sambungnya.
Menurut Nova, pernyataan Shin Tae-yong didasari oleh penilaiannya soal kinerja PSSI dan pemerintah dalam menyediakan keperluan Timnas Indonesia seperti pemusatan latihan (TC) hingga program naturalisasi.
Oleh sebab itu, Nova memastikan pelatih asal Korea Selatan itu tidak mendapat intervensi pihak mana pun.
Asisten Shin Tae-yong Beri Wejangan Berkelas ke Timnas Indonesia U-16, Singgung Mental dan Attitude
“Memang saat ini semua program yg diiginkan head coach termasuk TC di luar negeri semua bisa berjalan dengan baik, kami mengapresiasi kerja PSSI,” ucapnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yg sangat membantu atas berjalannya TC, walau jujur masih ada beberapa kekurangan tapi semuanya sudah berprogres ke arah yang lebih baik,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Nova mengatakan tragedi Kanjuruhan juga menjadi tanggung jawab tim pelatih Timnas Indonesia. Nova ingin agar hal itu dijadikan pembelajaran.
“Kejadian kemarin akan menjadi tanggung jawab bersama, jadikan evaluasi dan pelajaran berharga untuk semua yang terlibat dalam sepak bola agar lebih baik dan lebih profesional,” sambungnya.
“Head coach pernah sampaikan apabila kompetisinya baik maka akan menghasilkan Tim Nasional yang baik,” tutupnya.
Editor: Reynaldi Hermawan
