Sedih, Timor Leste Batal Ikut Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Karena Hal Ini
DILI, iNews.id – Kabar kurang menyenangkan datang dari Tim Nasional (Timnas) Timor Leste U-16. Pasalnya, Federasi Sepak Bola Timor Leste (FTL) telah memutuskan bahwa Timor Leste U-16 memilih mundur dari Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Tadinya, Timor Leste berada di dalam Grup H untuk bisa memperebutkan tempat di babak utama. Mereka pun direncanakan akan menghadapi Tajikistan, Afganistan, dan juga Mongolia, untuk bisa bersaing di Piala Asia U-17.
Hal tersebut disebutkan oleh Timor Leste Football News di media sosial Facebook. Informasi itu akhirnya terungkap setelah wawancara perwakilan FTL disiarkan melalui sebuah kanal YouTube.
“Timor-Leste U16 mengundurkan diri dari Babak Kualifikasi Piala Asia AFC U17 pada 28 September 2022,” tulis pernyataan tersebut dilansir dari Timor Leste Football News, Sabtu (1/10/2022).
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit Lolos Piala Asia U-17: Strategi Mereka Bagus
Para pemain Timor Leste U-16 sebenarnya disebut telah siap untuk bertanding pada kompetisi tersebut. Sayangnya ada alasan yang bikin sedih. Menurut keterangan FTL, mereka mengalami masalah finansial sehingga tidak dapat menyiapkan akomodasi ke Tajikistan.
Pelatih Malaysia Ketar-ketir Jumpa Satu Pemain Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17, Ini Pengakuannya
“Timor-Leste U16 berada di Grup H dan sesuai rencana, pertandingan pertama akan dimainkan pada 5 Oktober 2022 di Negara Tuan Rumah Tajikistan,” sambungnya.
“Dalam wawancara dengan orang tua pemain sepak bola di bawah 16 tahun, anak-anak mereka secara fisik sudah siap namun Federasi Sepak Bola Timor Leste mengatakan kepada mereka bahwa tiket dan akomodasi belum siap dan cukup mahal,” pungkasnya.
Indonesia Bantai Lebanon di Piala Asia Futsal 2022, Hary Tanoe: Bravo Timnas!
Dengan mundurnya Timor Leste, maka tim lain yang berada di dalam Grup H juga akan terkena dampaknya. Pasalnya, hanya juara grup saja yang berkesempatan melaju ke putaran final, sementara runner-up grup hampir dipastikan tidak lolos karena perolehan poin yang minim.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya