Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Ancam Tindak Tegas Calo Tiket Piala Dunia 2018

Jumat, 10 November 2017 - 07:24:00 WIB
Rusia Ancam Tindak Tegas Calo Tiket Piala Dunia 2018
Tampilan Stadion Luzhniki saat difoto dari udara. Stadion di Moskow ini akan menjadi tuan rumah tujuh pertandingan Piala Dunia 2018 di Rusia. (Foto: torrentsgames.net)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev berjanji akan menindak tegas orang-orang yang berniat mengambil keuntungan dari penjualan tiket Piala Dunia 2018.

Harga tiket pagelaran sepak bola antarnegara paling elite di kolong langit itu akan dijual di kisaran 1.200 ruble (Rp273.000) untuk harga termurah pada laga-laga pembuka sampai mencapai 66.000 ruble (Rp15 juta) untuk VVIP pada grand final.

Medvedev menegaskan pada rapat kabinet bahwa Rusia sudah meyakinkan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) untuk menjegal aksi para calo dengan berbagai sanksi termasuk mengenakan denda yang mahal.

"Ini termasuk denda bagi mereka yang terlibat dalam spekulasi harga. Tidak masalah apakah ini warga biasa atau pejabat, pengusaha, atau organisasi perorangan," tegas Medvedev, dikutip AFP.

Koran Kommersant mengatakan, undang-undang yang dirancang oleh pemerintah bakal menjerat individu dengan denda yang nilainya bisa mencapai 25 kali harga  tiket tersebut.

Dalam Piala Dunia 2018 nanti, Rusia juga sangat antusias untuk memanfaatkan ajang tersebut untuk menampilkan dirinya sebagai kekuatan modern yang telah sukses memberantas korupsi dan segala praktik kecurangan selepas bayang-bayang Uni Soviet di masa lalu.

Negeri Beruang Merah itu sudah menyiapkan 11 kota yang terbentang dari Kaliningrad sampai ke Yekaterinburg yang telah dilakukan renovasi besar-besaran. Tujuannya jelas untuk menancapkan citra Rusia sebagai negara yang ramah dengan wajah memesona.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut