Rui Costa Sebut Pemain Paling Berbakat di Muka Bumi: Sang Dirigen Orkestra Negeri Pizza
MILAN, iNews.id - Gelandang legendaris Portugal Rui Costa sebut pemain paling berbakat di muka bumi. Sosok tersebut adalah mantan rekan setimnya, Andrea Pirlo.
Rui Costa salah satu gelandang serang terbaik sepanjang masa di dunia si kulit bundar. Kariernya masyhur di Italia bersama Fiorentina dan AC Milan.
Saat berseragam AC Milan, Rui Costa dipertemukan dengan Pirlo. Dari situ dia mengagumi gaya bermain pesepak bola yang kerap dijuluki Dirigen Orkestra itu.
Pirlo memang dikenal sebagai pesepak bola elegan yang punya teknik super jenius. Umpannya begitu akurat dan memanjakan rekan setim. Hal tersebut yang dikagumi Rui Costa.
Indonesia Open 2021: Jonatan Christie Kantongi Kelemahan Anders Antonsen
"Pirlo sebenarnya memulai karier sepak bola sebagai nomor 10, di posisi saya," kata Rui Costa dikutip dari Planet Football, Kamis (25/11/2021).
"Dia pergi ke Milan dan bermain sebagai nomor 10 kedua dan berakhir sebagai nomor enam terbaik di dunia. Dia mungkin pemain paling berbakat secara teknis yang pernah bermain bersama saya," ujarnya.
Timnas Indonesia Bantai Myanmar, Shin Tae-yong Sebut Skuad Garuda Masih Bikin Kesalahan Sepele
Kerja sama Pirlo dan Rui Costa di AC Milan berlangsung dari 2001 hingga 2006. Kehadiran kedua pemain ini membuat lini tengah I Rossoneri begitu menakutkan di eranya.
AS Roma Bantai Zorya, Pasukan Mourinho Tembus 16 Besar Liga Konferensi Eropa
Pirlo dan Rui Costa jadi pujaan Milanisti karena berhasil mempersembahkan sejumlah trofi. Rinciannya yakni satu scudetto, satu Coppa Italia, satu Piala Super Italia, satu Piala Super Eropa dan satu Liga Champions.

Kejutan! Tottenham Dibungkam Mura, Antonio Conte Telan Kekalahan Perdana
Rui Costa meninggalkan AC Milan pada 2006 untuk kembali ke klub lamanya Benfica. Pirlo tetap bertahan bersama I Rossoneri dan merengkuh lebih banyak trofi.
Kemudian Pirlo pindah ke Juventus. Bersama Si Nyonya Tua, sang dirigen orkestra tak kehilangan kecerdasan dan mempersembahkan empat scudetto beruntun.
Editor: Reynaldi Hermawan