Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thomas Tuchel Ancam Coret Bintang Timnas Inggris dari Skuad Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Rio Ferdinand Blak-blakan! Benci Setengah Mati dengan Legenda Liverpool

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00:00 WIB
Rio Ferdinand Blak-blakan! Benci Setengah Mati dengan Legenda Liverpool
Rio Ferdinand mengaku saling membenci dengan Steven Gerrard saat membela Timnas Inggris, generasi emas Three Lions disebut penuh ego dan gagal total.Foto: Independent
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Rio Ferdinand mengungkap hubungan buruknya dengan Steven Gerrard saat sama-sama membela Timnas Inggris. Mantan bek Manchester United itu bahkan mengaku saling membenci dengan legenda Liverpool tersebut pada era yang dianggap sebagai generasi emas Three Lions.

Ferdinand memperkuat Timnas Inggris sepanjang 1997 hingga 2011. Sementara Gerrard membela negaranya sejak 2000 sampai 2014. Meski diperkuat banyak pemain bintang, Inggris gagal meraih satu pun trofi pada periode tersebut.

Generasi itu dihuni nama besar seperti Wayne Rooney, David Beckham, Frank Lampard, Steven Gerrard, hingga Rio Ferdinand. Mereka tampil luar biasa di level klub, tetapi gagal membawa kejayaan untuk Timnas Inggris.

Kegagalan terbesar Inggris pada masa itu terjadi saat gagal lolos ke Euro 2008 dan tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014. Persaingan antarklub disebut menjadi salah satu penyebab buruknya chemistry di ruang ganti.

Ferdinand kemudian membeberkan situasi sebenarnya di skuad Inggris kala itu. Dalam wawancara bersama The Times, dia mengaku tidak memiliki hubungan baik dengan Gerrard akibat rivalitas Manchester United dan Liverpool.

“Steven Gerrard tidak menyukai saya dan saya juga tidak terlalu menyukainya. Ada kebencian di antara kami dan tim kami (Manchester United dan Liverpool). Tapi sekarang kami sudah mengesampingkan semua itu,” ujar Ferdinand dikutip dari Daily Mail.

Gerrard Sebut Timnas Inggris Dipenuhi Ego

Gerrard sebelumnya juga pernah membahas situasi internal Timnas Inggris saat berbincang di kanal YouTube Rio Ferdinand Presents tahun lalu. Dia menilai skuad Inggris era tersebut dipenuhi ego besar para pemain.

“Saya pikir kami semua adalah pecundang yang egois. Karena sekarang saya melihat Jamie Carragher duduk bersama Paul Scholes di acara debat penggemar dan mereka terlihat seperti sahabat selama 20 tahun,” kata Gerrard.

“Saya juga melihat hubungan Carragher dengan Gary Neville dan mereka terlihat seperti sudah berteman selama 20 tahun. Saya mungkin sekarang lebih dekat dan akrab dengan Anda dibanding saat bermain bersama selama 15 tahun.”

Gerrard mempertanyakan alasan para pemain Inggris gagal membangun hubungan kuat saat masih aktif bermain bersama di usia muda. Menurut dia, ego dan rivalitas membuat para pemain sulit menyatu sebagai tim.

“Kenapa kami tidak bisa terhubung saat menjadi rekan setim di Inggris waktu itu? Saya pikir semua itu karena budaya di Timnas Inggris. Kami tidak pernah benar-benar terhubung. Kami terlalu sering berada di kamar masing-masing. Kami bukan sebuah tim,” tuturnya.

Pada era tersebut, Timnas Inggris ditangani sejumlah pelatih top seperti Sven-Goran Eriksson, Steve McClaren, Fabio Capello, hingga Roy Hodgson. Namun semuanya gagal mempersembahkan gelar.

Situasi mulai berubah saat Gareth Southgate ditunjuk pada 2016. Meski belum membawa trofi, Southgate fokus membangun budaya tim yang lebih solid. Pendekatan itu kini diteruskan Thomas Tuchel bersama skuad Inggris saat ini.

Ferdinand menilai Inggris tetap memiliki peluang besar di turnamen mendatang jika para pemain kunci tampil maksimal. Dia menyebut Harry Kane, Declan Rice, Jude Bellingham, dan Bukayo Saka menjadi penentu kekuatan tim.

“Jika kami ingin memenangkan Piala Dunia, Harry Kane harus bermain bagus. Declan Rice menyatukan tim di dalam dan luar lapangan. Jude Bellingham memberi kami peluang karena dia pemain untuk momen besar. Bukayo Saka yang fit bisa memenangkan pertandingan untuk kami,” ujar Ferdinand.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut