Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peraturan Baru Piala Dunia 2026: Pemain Dikartu Merah jika Ketahuan Tutup Mulut, Kok Bisa?
Advertisement . Scroll to see content

Resmi! Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan VAR Baru, Pakai Teknologi Lebih Luas

Senin, 02 Maret 2026 - 16:21:00 WIB
Resmi! Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan VAR Baru, Pakai Teknologi Lebih Luas
Piala Dunia 2026 resmi menerapkan aturan VAR baru termasuk peninjauan tendangan sudut, kartu kuning kedua keliru, dan salah identitas pemain. (Foto: olympics.com)
Advertisement . Scroll to see content

HENSOL, iNews.id – Piala Dunia 2026 resmi menerapkan aturan Video Assistant Referee (VAR) baru setelah International Football Association Board (IFAB) menyetujui perubahan regulasi dalam rapat tahunan di Hensol Castle, Wales. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi panggung penerapan aturan tersebut.

Salah satu perubahan paling signifikan adalah perluasan fungsi VAR. Jika sebelumnya digunakan untuk gol, penalti, dan kartu merah langsung, kini VAR dapat meninjau keputusan tendangan sudut.

IFAB menyatakan VAR bisa digunakan ketika terjadi pemberian tendangan sudut yang jelas keliru, selama proses peninjauan dilakukan segera tanpa menunda kelanjutan pertandingan.

Keputusan ini didorong untuk meminimalkan kesalahan nyata di lapangan. Namun, tidak semua liga mendukung kebijakan tersebut.

Premier League dan UEFA termasuk yang tidak menyetujui penerapan aturan ini secara luas. Karena itu, penggunaan VAR untuk situasi tendangan sudut bersifat opsional di luar Piala Dunia.

Selain itu, VAR juga dapat dipakai untuk kartu merah yang muncul akibat kartu kuning kedua yang jelas salah. Teknologi ini juga berlaku untuk kasus salah identitas ketika wasit menghukum pemain atau tim yang keliru.


Aturan Tambahan untuk Disiplin dan Waktu

IFAB turut memperkenalkan langkah baru untuk menekan praktik mengulur waktu. Untuk tendangan gawang dan lemparan ke dalam, akan ada hitung mundur lima detik jika terjadi penundaan sengaja.

Jika pemain melewati batas waktu tersebut, bola akan diberikan kepada tim lawan. Pendekatan ini memperkuat pengawasan terhadap restart permainan.

Dalam pergantian pemain, pemain yang keluar lapangan memiliki waktu 10 detik. Jika tidak segera keluar, pemain pengganti tidak boleh masuk selama 60 detik sehingga tim bermain dengan satu pemain lebih sedikit sementara waktu.

Untuk cedera, pemain yang mendapat perawatan wajib berada di luar lapangan selama satu menit sebelum kembali bermain.

IFAB juga akan melakukan uji coba lanjutan terkait kiper yang terjatuh untuk menghentikan permainan serta pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Pembahasan juga dimulai terkait pemain yang menarik kaus untuk menutup mulut saat berbicara.

Aturan baru ini mulai berlaku pada 1 Juli. Namun karena Piala Dunia 2026 dimulai lebih awal, regulasi tersebut langsung diterapkan pada 11 Juni saat Meksiko menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut