Resmi! Francesco Bagnaia Gabung Aprilia, Rivola Bicara Era Baru MotoGP Italia
NOALE, iNews.id – Francesco Bagnaia resmi memperkuat Aprilia untuk periode 2027 hingga 2030, sebuah langkah besar yang langsung mengguncang peta persaingan MotoGP. Keputusan ini mengakhiri kebersamaan panjang Bagnaia dengan Ducati Lenovo dan menandai dimulainya era baru bersama Aprilia Racing.
Manajemen Aprilia menyambut kedatangan juara dunia MotoGP dua kali tersebut dengan penuh kebanggaan. Aprilia menegaskan komitmen memberikan dukungan penuh agar Bagnaia mampu tampil kompetitif dan kembali berburu gelar juara dunia di lintasan MotoGP.
Bos Aprilia, Massimo Rivola, menilai kedatangan Bagnaia selaras dengan visi besar tim. Dia ingin menjadikan Aprilia sebagai simbol kekuatan motorsport Italia di level tertinggi dengan mengandalkan talenta terbaik negeri sendiri.
“Kami memiliki visi yang sama untuk mendukung Italia, itulah sebabnya kami memikirkan Marco dan Pecco bersama untuk babak selanjutnya dari Aprilia Racing,” kata Rivola dilansir dari laman resmi Aprilia, Kamis (25/6/2026).
Aprilia memilih fokus pada pembalap Italia untuk masa depan tim. Dalam proyek jangka panjang ini, Bagnaia akan menjadi tandem Marco Bezzecchi, membentuk duet yang disebut-sebut sebagai kombinasi ideal pengalaman, kecepatan, dan mental juara.
Rivola berharap Bagnaia bisa cepat beradaptasi dengan karakter motor Aprilia. Dia menilai kualitas teknis, kecerdasan balap, dan etos kerja Bagnaia akan mempercepat proses pengembangan motor untuk menghadapi era kompetisi MotoGP yang semakin ketat.
“Kedatangan Bagnaia merupakan konfirmasi atas nilai olahraga Italia, yang dalam beberapa bulan terakhir telah menonjol di panggung dunia berkat prestasi Kimi Antonelli di Formula 1, Jannik Sinner di tenis, dan Federica Brignone di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026,” katanya.
“Itulah mengapa menyambut Pecco membuat kami bangga dan memberikan dorongan lebih lanjut bagi olahraga Italia di kancah internasional,” tambah Rivola, menegaskan dimensi nasional dari transfer besar ini.
Bagnaia datang ke Aprilia dengan status pembalap elite MotoGP. Dia tercatat dua kali menjadi juara dunia MotoGP pada musim 2022 dan 2023, sebuah pencapaian yang membuat Aprilia yakin telah merekrut sosok pemimpin di lintasan.
“Kami akan menyambutnya dan keluarganya dengan hangat. Memiliki juara dunia berkali-kali adalah tanggung jawab yang sangat ingin kami emban,” ujar Rivola.
Keputusan Francesco Bagnaia meninggalkan Ducati Lenovo sekaligus memilih Aprilia diyakini akan menjadi salah satu transfer paling menentukan dalam sejarah MotoGP modern.
Periode 2027–2030 kini dipandang sebagai fase krusial bagi Aprilia untuk menantang dominasi tim-tim besar dan mengangkat kembali kejayaan Italia di kelas utama MotoGP.
Editor: Reynaldi Hermawan