Rekam Jejak Shin Tae-yong di Level Klub, Persija Juara Liga Champions Asia?
Prestasi puncaknya tercatat pada ajang Piala Dunia 2018. Bersama Korea Selatan, dia mencetak sejarah dengan menumbangkan Jerman 2-0 di fase grup. Kemenangan itu menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen, mengingat Jerman berstatus juara dunia empat kali.
Kontraknya bersama Federasi Sepak Bola Korea berakhir setelah Piala Dunia 2018 dan tidak diperpanjang. Namun, namanya tetap berada di radar sepak bola Asia. Pada akhir Desember 2019, PSSI menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Periode bersama Timnas Indonesia kerap disebut revolusioner. Dia mengubah pola latihan, disiplin, dan standar fisik pemain. Meski tidak mempersembahkan trofi juara, peningkatan level permainan Skuad Garuda terlihat jelas dan berkelanjutan selama empat tahun masa kerjanya.
Setelah kontraknya tidak dilanjutkan pada awal 2025, Shin Tae-yong sempat menjabat Direktur Sepak Bola Seongnam FC, sebelum menerima tantangan melatih Ulsan HD. Namun, periode ini berjalan singkat dan penuh tekanan.
Di Seongnam Ilhwa, Shin Tae-yong memimpin total 190 pertandingan. Sebanyak 45 laga dijalani sebagai pelatih interim dengan catatan 23 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 12 kekalahan.